A Wedding Invitation

A-Wedding-Invitation-2013-6The Plot
LiXing [Eddie Peng] dan QiaoQiao [Bai Baihe] adalah pasangan yang sudah berpacaran sejak mereka duduk di bangku sekolah. Mereka putus di tahun 2007, dengan perjanjian ‘aneh’ untuk lima tahun yang akan datang.

The Comment
Movietard awalnya menyangka A Wedding Invitation [2013] adalah film produksi Korea Selatan. Melihat sekilas hanya dari poster film yang minimalis dengan memasang kedua tokoh utamanya yang good looking dan nama yang memang sangat ‘chinese’, sekali, tampak bahwa kisah yang tersaji akan ‘unyu’ khas film Korea Selatan. Apalagi, setengah tahun ini, movietard sudah jarang menonton drama romantis Asia sehingga sempat mengutarakan keinginan menonton A Wedding Invitation ke teman moviegoers yang… ternyata memiliki voucher untuk menonton film tersebut dengan gratis! Dan entah karena ia kasihan melihat movietard yang ‘mupeng’ sekali dengan film ini atau memang movietard yang beruntung, rekan moviegoers memberikan voucher miliknya kepada movietard! Yay! Pada pertengahan minggu lalu, ketika movietard menyambangi blitzmegaplex karena iseng *awalnya berniat menonton After Earth sih*, but hey! ketika melihat A Wedding Invitation ternyata sudah diputar, movietard langsung mengalihkan pilihan ke film ini.

Continue reading

Advertisements

Short Review: Jakarta International Film Festival 2010

12th Jakarta International Film Festival (Jiffest) is back! Movietard salah satu moviegoers yang beruntung dapat menyaksikan festival film tertua di south east asia ini diadakan kembali sepanjang  25 November – 5 Desember 2010. Setelah sempat tak mendapat sponsor dana, kehadiran Nokia dan above all, sahabat-sahabat Jiffest yang telah turut menyumbang membuktikan bahwa Jiffest telah mendapat tempat di hati moviegoers Jabodetabek. Personally, Jiffest adalah festival yang mengenalkan Movietard dengan The Wind That Shakes the Barley, Atonement hingga (500) Days of Summer. Dan hey! Apa yang ditawarkan Jiffest tahun ini? Movietard menonton cukup banyak film di Jiffest, and here’s my short reviews

Bal [Honey]

The Plot
Ini cerita tentang hubungan Yakup dan Yusuf, si Ayah pencari madu dan anak laki-lakinya yang berusia 6 tahun.

The Comment
Sebelum menonton Bal [Honey] (2010), movietard sangat bersemangat. Apalagi, di resensi awal guide book, film ini tampak seperti adventure menarik si anak. Tak disangka, 1/3 film ke belakang, yang terjadi movietard justru tertidur sampai film selesai [Tidak menyalahkan jam tayang yang malam, tetapi justru kemampuan otak si empunya blog inilah yang tidak sampai ke sana]. Siapa yang mengira jika film ini menggunakan alur maju mundur? Siapa yang mengira Bal [Honey] justru lebih banyak bercerita melalui ruang visual dibanding dialog?

Continue reading

Dear Frankie

Dear Frankie

The Plot
As a deaf boy, Frankie (Jack McElhone) sangat diprotected oleh ibunya, Lizzie (Emily Mortimer). Masalah datang saat kapal si ‘ayah’ sampai di kota dan Frankie ingin bertemu ayahnya. Dan lagi2, Lizzie memproteksi Frankie dengan menghire seorang stranger (Gerard Butler) untuk menjadi ayah Frankie.

The Comment
Kisah tentang single parent yang berjuang membesarkan anak-anak sudah sering dituangkan dalam pita seluloid, dan semuanya punya satu kesamaaan, being a warm movie. Film Dear Frankie (2005) ini juga termasuk warm movie, pertama, dari segi tone film yang kecoklatan (scene-nya seolah banyak diambil di sore hari)  dan kedua, dari segi ceritanya. Jangan mengharapkan film ini kayak One Fine Day yang penuh humor, film ini justru sangat lack of humor. Tapi yang harus diacungin jempol (empat kalo perlu) adalah ceritanya yang well-written sehingga sukses mengharu biru.

Continue reading