X-Men: Apocalypse

MV5BMjU1ODM1MzYxN15BMl5BanBnXkFtZTgwOTA4NDE2ODE

The Plot
Ini Kisah Charles Xavier dan rekan-rekan yang berusaha menghentikan mutan Apocalypse (Oscar Isaac) yang berniat menjadikan dunia ke ground zero.

The Comment
X-Men: Apocalypse (2016) menjadi film bertema superheroes keempat yang diluncurkan pada musim panas tahun 2016. Movietard sendiri sangat bersemangat menonton film ini pada hari pertama pemutaran di Indonesia karena sudah terlanjur mencintai duo karakter Charles dan Erik muda yang pertama kali menyapa audiens melalui X-Men: First Class (2011) *yang reviewnya bisa dibaca di sini* dan dilanjutkan dengan X-Men: Days of Future Past (2014) *maaf, movietard tidak membuat review untuk film kedua*. Dibanding installment Avengers yang gigantic, movietard lebih mencintai installment X-Men dikarenakan fondasi cerita yang jauh lebih rapi, karakterisasi yang lebih kuat, cita rasa klasik masa lalu yang menjadi setting film, dan tentunya, permainan apik dari tulang punggung installment prekuel X-Men dimana McAvoy, Fassbender dan Lawrence ‘setia’ berbagi layar sejak seri pertama.

Continue reading

Advertisements

Captain America: Civil War

MV5BMTc3NzAxNTUxOF5BMl5BanBnXkFtZTgwMTA2MTQ3ODE@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

The Plot
Pada installment ketiga ini, Kapten Amerika (Chris Evans) harus melawan Tony Stark/Iron Man (Robert Downey Jr) guna melindungi his best buddy, Bucky Barnes (Sebastian Stan).

The Comment
Walaupun trilogi Batman The Dark Knight garapan Nolan telah memberikan pijakan bahwa film ber-genre superheroes juga dapat menjadi drama serius yang menuntut intellectual cost tinggi dari audiens, toh, sebagian besar film ber-genre ini memang dibuat untuk menghibur tanpa mengkhianati audiens. Ini artinya, selain menghadirkan adegan pertarungan yang seru, film ber-genre superheroes juga membutuhkan story plot yang tidak sepenuhnya membodohi audiens dengan tetap mengusung rasionalitas di dalamnya. Nah, tak mau mengingkari rasionalitas ini, plot utama Captain America: Civil War (2016) menjadi kisah lanjutan pada universe yang sama dalam The Avengers: Age of Ultron.

Continue reading

Deadpool

MV5BMTk1NzEzOTg2M15BMl5BanBnXkFtZTgwMTAyMTgzNzEThe Plot
Wade Wilson (Ryan Reynolds) awalnya hanya vigilante kecil-kecilan sebelum penyakit kanker mengubah ia menjadi immortal dan memiliki alter ego baru, Deadpool.

The Comment
Jujur, movietard agak terkena hype mengenai betapa cool-nya Deadpool (2016) sehingga memutuskan menontonnya di hari kedua pemutaran di Indonesia. Antusiame movietard makin meninggi di awal film ketika Deadpool dibuka dengan opening credit yang begitu asyik, alih-alih menuliskan nama-nama para pekerja film, opening credit Deadpool justru menuliskan ‘an overpaid tool’ untuk mengganti nama sang sutradaranya sementara para aktornya justru dituliskan sebagai ‘a moody teen’, ‘a hot chick’, ‘a british villain’ hingga ‘god’s perfect idiot’ yang tentunya ditujukan bagi Reynolds. Seolah belum cukup meledek sang aktor utama, penulisan julukan tersebut ditemani dengan slow motion dari majalah People yang memuat Reynolds sebagai sexiest man alive ataupun gambar karakter tokoh superhero Green Lantern yang juga pernah diperankan Reynolds. Sebuah sindiran yang lucu sekali kan?

Continue reading

Man of Steel

MV5BMTk5ODk1NDkxMF5BMl5BanBnXkFtZTcwNTA5OTY0OQThe Plot
Ini cerita Clark Kent (Henry Cavill) a.k.a Kal-El, alien dari Krypton yang harus menyelamatkan manusia atau membiarkan Jenderal Zod (Michael Shannon) meneruskan kehidupan mahluk Krypton di bumi.

The Comment
Man of Steel (2013) adalah salah satu blockbuster yang paling ditunggu di musim panas in. Ya, setelah tahun kemarin kita diinvasi oleh lebih banyak superheroes seperti Spiderman, geng The Avengers hingga tentunya Batman dalam The Dark Knight Rises, tahun ini, yang menyapa kita ‘hanyalah’ Iron-man dalam installment ketiga dan tentunya si manusia super ini, ooops he’s not be called superman anymore, he’s now man of steel. Ya, Man of Steel adalah ini kisah seorang anak alien yang ‘terdampar’ di bumi yang memiliki kekuatan jauh lebih hebat dari kekuatan normal manusia. Movietard jelas bukanlah fanboys yang membaca komik dan mengikuti petualangan Superman dalam medium film di periode 1970-an yang dimainkan Christopher Reeves yang legendaris itu. Referensi movietard akan karakter alien super ini hanya berasal dari serial dan Smallvile *itupun hanya beberapa episode saja!*, oh plus dari Superman Returns (2007) yang justru menghadirkan banyak gelak tawa. Nah, Man of Steel hadir sebagai reboot dari semua kisah alien super yang sebelumnya pernah ada. Ini awal mula yang baru dari kisah si alien baik hati dari Krypton yang nantinya akan menjadi ‘pelindung’ bumi.

Continue reading

The Dark Knight Rises

The Plot
Ini adalah akhir dari petualangan Batman yang merupakan alter ego Bruce Wayne (Christian Bale) melawan Bane (Tom Hardy).

The Comment
Setelah The Amazing Spiderman (2012), hanya dalam kurun waktu seminggu movietard kembali menonton cerita tentang laki-laki, tanggung jawab yang dipikul dan apa yang harus diperjuangkannya melalui The Dark Knight Rises (2012). Bedanya, ketika The Amazing Spiderman sempat membuat movietard patah hati dengan story plot yang agak tanggung dari sisi drama dan aksi, The Dark Knight Rises tampil dengan substansi yang begitu sempurna. Ya, The Dark Knight Rises adalah kisah penutup dari trilogy Batman karya Christopher Nolan yang sebelumnya sukses dengan Batman Begins (2005) dan The Dark Knight (2008). Dan melalui The Dark Knight Rises, Nolan mengakhiri interpretasi kisah pahlawan hitam ini dengan sempurna, mengukuhkan bahwa trilogi Batman di dekade 2000-an ini adalah trilogi Batman terbaik yang pernah ada, bahkan melampaui apa yang telah dibuat Tim Burton satu dekade sebelumnya.

Continue reading

The Amazing Spiderman

The Plot
Peter Parker (Andrew Garfield) awalnya hanya bocah high shool biasa. Gigitan laba-laba hasil rekayasa genetik merubahnya menjadi manusia super.

The Comment
The Amazing Spiderman (2012) menjadi turning point kembalinya movietard menginjakkan kaki ke bioksop untuk benar-benar menonton film. Okay, that’s sound lebay, tetapi jujur, hampir sebulan penuh Movietard tidak menonton film di bioskop, dan hey, kalaupun ke bioskop, yang ditonton selama bulan Juni-Juli kemarin hanyalah gelaran pesta bola Eropa. So, alih-alih menonton Abraham Lincoln: The Vampire Hunter, Brave, Lewat Djam Malam ataupun Madagascar 3, Movietard justru asyik menikmati perempat final dan semi final Euro 2012 di bioskop kesayangan. Belum lagi, kedatangan salah satu punggawa Spain NT ke Indonesia, Xabi Alonso, membuat movietard tak kalah sibuk mengejar si bintang ini selama 3 hari 3 malam pada awal Juli lalu (okay, that’s sound toooo…. lebay, but it happened for real! I stalked Xabi for 3 days). But then, after the Euro party was over, I’m glad to back at my ordinary life and it means… time to watch movies again, and The Amazing Spiderman became the first one!

Continue reading

The Avengers

The Plot
sekumpulan manusia/mahluk super ajaib –Iron Man, Thor, Captain America, Hulk, Black Widow and Hawkeye– dikumpulkan Nick Furry pemimpin S.H.I.E.L.D untuk menyelamatkan bumi.

The Comment
The Avengers (2012) jelas menjadi salah satu film blockbuster paling ditunggu setidaknya selama dua tahun ini. Bagaimana tidak, buzz seputar film dimana para superheroes buatan Marvel ini berkumpul bahkan sudah hadir lewat film-film perorangan para superheroes yang akan terlibat dalam mega proyek The Avengers. Ya, clue-clue cikal bakal hadirnya The Avengers sudah tersebar melalui Incredible Hulk (2008), Iron Man 2 (2010), Thor (2011) dan Captain America: The First Avenger (2011). Sayangnya, spectacleship dalam The Avengers yang begitu ‘wah’ harus rela kekurangan satu selebriti, si manusia laba-laba Spiderman yang tidak bisa ikut arisan para jagoan Marvel kali ini dan lebih memilih hadir dengan film perorangannya pada musim panas tahun ini. Dengan kekurangan si manusia laba-laba, apakah The Avengers tetap bisa tampil megah dan berhasil memuaskan fanboy maupun penikmat film biasa seperti movietard? And the answer is, IT WAS!!

Continue reading