The Secret Life of Walter Mitty

MV5BMTQzNzU5NzQ4OF5BMl5BanBnXkFtZTgwODk3MDgxMDEThe Plot
Ini kisah petualangan Walter Mitty (Ben Stiller), si manager pemegang negatif foto di majalah Life, yang harus mencari klise nomor 25 untuk sampul terakhir majalah Life.

The Comment
Kapan terakhir kali kita melihat Ben Stiller tampil menakjubkan? Dalam perannya sebagai Chas dalam The Royal Tenenbaums tahun 2001? Selebihnya, Stiller bersama gerombolan frat pack-nya lebih sering bermain di komedi Hollywood yang menuai keuntungan komersial. But hey, Stiller sesungguhnya memiliki bakat yang jauh lebih besar daripada tampil lucu, ia-lah sutradara yang membuat film yang ditasbihkan sebagai ‘salah satu film terbaik generasi X’, Reality Bites (1994) yang kenes berbicara tentang pilihan menjadi dewasa ketika kita dihadapkan dunia kerja paska lulus kuliah, dimana Reality Bites justru merayakan kehidupan anti kemapanan dan anti-work. Memang terdapat mimpi yang kelewat berbahaya ketika film ini justru menjadikan kemapanan sebagai hal yang membosankan sementara sang pahlawan justru adalah individu yang memilih pilihan paling demokratis di seluruh jagad raya, yaitu mengikuti kata hati. Faktanya, Reality Bites adalah jeritan hati Stiller terhadap dunia yang kala itu sudah terlalu terlelap dalam kapitalisme. Paska Reality Bites yang menjadi directorial debut Stiller, movietard pikir, ia tak akan pernah berada dibelakang layar kembali hingga datanglah The Secret Life of Walter Mitty (2013) yang turned out, menjadi salah satu film paling sweet yang dibuat Stiller.
Continue reading

Oscar de la Renta Recap

Oscar and Penelope (Cruz) that’s an uber bingo
[Christoph Waltz on his acceptance speech as best supporting actor]

Perhelatan Academy Award ke 82 baru saja usai.  Menjadi ‘Uberbingo’ bagi Waltz yang memang secara de facto sudah ditasbihkan sebagai aktor pendukung terbaik, bahkan mungkin, saat nominee Oscar pun belum dibuat! Tetapi Tarantino ataupun Cameron tidak bisa meneriakkan ‘Bingo’ karena mereka terpaksa pulang tanpa patung si paman Oscar. Bagaimanapun, amplop hasil keputusan para juri Oscar itu telah dibuka, setuju atau tidak, hasilnya telah diumumkan. Hasil lengkap dari 24 kategori plus acceptance speech para pemenangnya dapat dilihat secara lengkap click this link! Continue reading

Milk

The Plot
Harvey Milk (Sean Penn) adalah seorang aktivis dan politisi gay pertama yang terpilih menjadi anggota San Francisco Board of Supervisors, dan ini adalah biografinya.

The Comment
The most talented bad boy, bad man lebih tepat mengingat usianya saat ini, Sean Penn is back! Dan Milk (2008) menjadi bukti bahwa ia memang salah satu aktor paling berbakat di Hollywood. Setelah berhasil mengimpress movietard melalui I Am Sam (2001) dan 21 Grams (2003), Penn kembali menjadi bintang dalam film ini di mana ia memainkan karakter Harvey Milk dengan sangat meyakinkan.

Continue reading