Surat dari Praha

Poster-Surat-dari-PrahaThe Plot
Larasati (Julie Estelle) menerima wasiat dari sang Ibu untuk mengantarkan kotak dan sebuah surat ke lelaki paruh baya bernama Jaya (Tio Pakusadewo) di Praha.

The Comment
Dari semua jajaran film-film Indonesia yang rilis pada akhir Januari lalu, Surat dari Praha menjadi pilihan teratas movietard. Bukan karena judulnya yang terdengar sangat catchy guna mendorong movietard untuk mengintip Praha melalui film ini, tetapi karena nama Tio Pakusadewo yang selalu tampil maksimal di semua filmnya. Di usia yang justru sudah tidak muda, Pakusadewo is just like a wine, he gets better with age. Ketika mengetahui lawan mainnya si cantik Julie Estelle, movietard sempat berpikir apakah Surat dari Praha akan menjadi Lost in Translation atau Last Love-nya Indonesia, but surprisingly, Surat dari Praha melebihi ekspektasi awal movietard.

Continue reading

Les Misérables

MV5BMTQ4NDI3NDg4M15BMl5BanBnXkFtZTcwMjY5OTI1OAThe Plot
Ini adalah cerita hidup Jean Valjean (Hugh Jackman) ketika ia keluar dari penjara hingga menuju ajal.

The Comment
Les Misérables (2012) bukanlah produk baru. Populer sejak awal abad ke-19, Kisah Les Misérables berawal dari sebuah novel karya Victor Hugo, yang memotret kehidupan lelaki bernama Jean Valjean dengan setting Perancis yang bergejolak paska kekalahan Napolen Bonaparte pada awal abad ke-18. Kisah hidup Jean Valjean ini pun telah diadaptasi dalam berbagai bentuk drama panggung, adaptasi film dan seri televisi, dan yang terbaru adalah Les Misérables versi film drama musikal. Ya, drama musikal disini tampaknya harus digaris bawahi karena Les Misérables berbeda dengan film drama musikal Hollywood seperti Moulin Rouge, Chicago dan Nine atau film Perancis semacam 9 Songs dan Beloved yang sebetulnya juga dikategorikan sebagai musikal tetapi masih menggunakan dialog antar karakter dengan beberapa sekuens musikal dan tarian saja. Les Misérables tampil berbeda karena sepanjang durasi film, seluruh dialog yang dilakukan para karakternya dilakukan dengan bernyanyi!

Continue reading

Short Review: Festival Sinema Perancis 2010

Berbeda dengan bentuk review yang biasa, movietard kali ini memakai short review guna merangkum beberapa film yang ditonton dalam Festival Sinema Perancis 2010, yang info lengkapnya dapat diketahui disini. I always like to take part at film festival karena festival seperti ini biasanya memberikan pilihan film berbeda. Well, cerita kehabisan tiket ataupun dimarahi oleh penonton lain adalah hal yang biasa. And here’s my review.

Micmacs a tire-larigot (Micmacs: Non-stop madness)

The Plot
Setelah ayahnya meninggal terkena ranjau dan dirinya terkena peluru nyasar, Bazil (Dany Boon) berniat untuk balas dendam pada produsen senjata.Fortunately, he has an outstanding team to help him.

Continue reading

The Boat That Rocked

The Plot
Carl (Tom Studridge) dikirim ibunya ke kapal Radio Rock, yang menjadi stasiun radio rock-pop ilegal di Inggris pimpinan Quentin (Bill Nighy).

The Comment
Cameron Crowe pernah menunjukkan kecintaannya terhadap musik melalui Singles (1992), dan Richard Curtis melakukan hal yang sama melalui The Boat That Rocked (2009). Sebelumnya, Curtis terkenal dengan romantic comedy seperti Notting Hill (1999) ataupun Love Actually (2003). Merangkap sebagai scriptwriter, Curtis yang menghabiskan masa remajanya di Inggris menjadikan Inggris sebagai setting film ini. Tepatnya pada tahun 1966 ketika musik rock and roll tengah mencapai puncaknya.
Continue reading

Nine

The Plot
Guido Contini (Daniel Day-Lewis) adalah sutradara yang tengah mati ide untuk membuat film terbarunya.  Di tengah tekanan inilah, Contini justru memaknai kembali hubungannya dengan perempuan disekelilingnya.

The Comment
Dalam satu dekade terakhir, musical movie justru menjadi bagian tak terpisahkan dari industri perfilman Hollywood. Bahkan, musical movie seolah menjadi challenge menarik bagi para aktor karena dalam film genre ini, mereka dituntut tidak hanya pintar berakting, tetapi juga minimal bisa bernyanyi dan menari.  Dan dalam Nine (2009), challenge ini diambil oleh aktor kelas Oscar, Daniel Day-Lewis. Day-Lewis tidak sendiri, ia ditemani aktris yang juga kaliber Oscar.

Continue reading