Short Review: Festival Film Eropa (Europe on Screen) 2016

Finally di tahun 2016 ini movietard kembali dapat mengunjungi salah satu festival film terbesar di Jakarta yaitu Europe on Screen (EoS). EoS sendiri menawarkan pilihan untuk menonton film-film Eropa bermutu tanpa mengenakan harga tiket masuk. Ya, ketika Festival Sinema Prancis ataupun Jiffest sudah sedikit mengkomersialisasikan event mereka, EoS sejak tahun 2013 lalu hanya mewajibkan audiens untuk antri satu jam sebelum pemutaran film tanpa mengenakan harga tiket masuk. Setelah movietard sempat vakum menghadiri EoS di tahun lalu, di awal bulan Mei tahun 2016 ini, movietard kembali mendatangi pusat-pusat kebudayaan Eropa untuk menonton film-film pilihan produksi negara-negara Eropa. Pada EoS 2016 ini, movietard berhasil menonton 3 (tiga) film and here’s my short reviews.

The Lobster
MV5BNDQ1NDE5NzQ1NF5BMl5BanBnXkFtZTgwNzA5OTM2NTE

The Plot
Ini petualangan David (Colin Farell) untuk menemukan cinta di masa depan yang absurd, yaitu ketika mencintai seseorang berusaha dilakukan secara obyektif dan dalam aturan tertentu.

Continue reading

Advertisements

The Revenant

MV5BMjMzMTY1NDA0Ml5BMl5BanBnXkFtZTgwNTIyMzExNzEThe Plot
Ini kisah ‘perjalanan’ Hugh Glass (Leonardo Di Caprio) menyusuri pegunungan Lousiana hingga ke Fort Kiowa, Missouri.

The Comment
Movietard menonton The Revenant (2015) di bioskop dekat rumah yang alhamdulillah masih dalam masa promo sehingga harga tiket premiere menjadi cukup terjangkau. Hal yang tak disia-siakan movietard dikarenakan setelah menonton trailer The Revenant yang memotret kawasan pengunungan bersalju, movietard berharap selimut yang disediakan di bioskop mampu menahan ‘dinginnya’ film ini. Hype The Revenant sendiri sebetulnya telah ramai dari akhir tahun lalu ketika film ini masuk menjadi nominasi di beberapa ajang penghargaan film bergengsi, yang sebetulnya sih, hype-nya lebih ramai dalam memperbincangkan apakah Di Caprio akhirnya akan sukses membawa patung bugil paman Oscar melalui film ini.

Continue reading

2015’s Movies End-Note

Berhubung tahun 2015 lalu movietard jaraaaaaang sekali me-review film di blog ini (Well, jarang mungkin term yang kurang tepat juga karena memang hanya satu film yang di-review tahun lalu, hehehehe), rasanya movietard punya ‘hutang’ melakukan kaleidoskop di awal tahun 2016 ini. Kaledoiskop ini dalam bentuk movies end-note yang berisi 5 (lima) film yang ditonton movietard pada tahun 2015 dan… menjadi favorit. As usual, term favorit sendiri merefleksikan penilaian subyektif movietard ya, and here we go!

5. The Imitation of Game
MV5BNDkwNTEyMzkzNl5BMl5BanBnXkFtZTgwNTAwNzk3MjE@._V1_SX640_SY720_The Comment
Pada saat memilih 5 film terfavorit tahun lalu, rasanya cukup sulit bagi movietard untuk memilih film pada peringkat ke-5, ada beberapa film yang sempat masuk pertimbangan seperti Avengers: Age of Ultron yang sangat ‘ramai’, Whiplash yang membuat movietard terjengit, Surga yang Tak Dirindukan yang membuat movietard menangis sesenggukan hingga Jurasic World yang membuat movietard iri setengah mati dengan Dallas Howard yang tampil sangat stylish, but finally, akhirnya peringkat kelima jatuh ke The Imitation of Game, film semi biografi tentang kehidupan kriptografer jenius Inggris Alan Turing pada masa perang dunia kedua. Selain kehadiran Cumberbatch sebagai Turing dan aktor-aktor Inggris lainnya yang tak kalah kece, highlight film ini justru diberikan oleh Knightley yang sempat menjadi love interest ‘jejadian’ Turing padahal sesungguhnya ia juga tak kalah jenius. Kerjasama Cumberbatch dan Knightley, baik dalam memecahkan kode hingga dalam ranah personal karena kedua belum mampu menunjukkan jati diri sebenarnya ditengah masyarakat konservatif di kala itu, membuat movietard jatuh hati pada film ini.

Continue reading

Le Pere Noel

501931The Plot
Di malam natal, bocah berusia 6 tahun bernama Antoine (Victor Cabal) bertemu dengan sinterklas (Tahar Rahim) yang berjanji akan mengajaknya menaiki kereta Santa.

The Comment
Le Pere Noel (2014) adalah film festival perdana yang movietard tonton dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Kesibukan di dunia nyata membuat movietard ‘hiatus’ menghadiri festival-festival film di Jakarta, sedih memang, but hey, I’m back now! Le Pere Noel sendiri hadir sebagai bagian dari gelaran Festival Sinema Perancis yang pada tahun-tahun terdahulu cukup rajin movietard hadiri dan bahkan, film yang ditayangkan kala itu menjadi favorit movietard seperti Le Premier Jour Du Reste De Ta Vie (2008). Awalnya, Le Pere Noel bukan pilihan utama movietard tetapi hey, siapa yang tak gemas melihat tampang cute bocah berpipi tembam terpampang di poster film? Dan sepanjang film, Victor Cabal tampil sangat memikat yang membuat movietard ingin ‘menculik’ Cabal *eh*. Continue reading

The Kings of Summer

MV5BMTc3ODA1NTI0MV5BMl5BanBnXkFtZTcwOTE4OTUzOQ_002The Plot
Ini kisah Joe (Nick Robinson) dan kedua temannya yang ‘melarikan diri’ dari rumah orang tua mereka dengan membangun rumah kayu di tengah hutan.

The Comment
Movietard sudah banyak mendengar review positif akan betapa heartwarming-nya film bertemakan coming-of-age, The Kings of Summer (2013) pada gelaran Sundance Film Festival 2013 bersamaan dengan The Spectacular Now. As I wrote before, I think you already knew that coming-of-age themes always have a special attraction to me. Sayangnya pada tahun lalu, movietard belum memiliki waktu untuk menontonnya. Padahal, file film ini sendiri sudah cukup lama ‘nongkrong’ di hard-disk eksternal bersama dengan film coming-of-age lainnya, Mud. Luckily, di bulan Januari ini, movietard memiliki banyak waktu luang dikarenakan tengah libur kuliah *yay!*. So, I finally have time to watch this movie. Apalagi, The Kings of Summer memiliki penokohan dan setting yang mirip dengan one of best children adventure movies yang menjadi favorit movietard, Stand By Me (1986), yang berfokus pada petualang remaja lelaki ‘bermain’ di hutan. Bedanya, jika petualangan Chris dan kawan-kawan didasari oleh semangat menjadi ‘pahlawan’ dengan mencari mayat di hutan, petualangan Joe dan kawan-kawan didasari karena keletihan mereka menghadapi orang tua.

Continue reading

The Spectacular Now

MV5BMjA5MTc0NTkzM15BMl5BanBnXkFtZTcwODEwNjE3OQ@@._V1_SX640_SY720_The Plot
Ini cerita Sutter Keely (Miles Teller) yang pada tahun terakhirnya di SMU justru baru berkenalan dengan si gadis polos Aimee Finecky (Shailene Woodley)

The Comment
The Spectacular Now (2013) sudah menjadi buzz sejak pertengahan tahun 2013 lalu ketika film ini diputar dalam Sundance Film Festival dan mendapat berbagai review yang positif. Film-film dengan tema coming of age memang menghadirkan pesona yang bahkan tetap memikat movietard yang sudah melewati fase tersebut lama sekali. Dan sama seperti The Perks of Being a Wallflower, The Spectacular Now juga hasil adaptasi novel remaja karangan Tim Tharp. Bedanya, tidak seperti Chbosky yang turun tangan dalam menggarap filmnya juga, Tharp mempercayakan The Spectacular Now ditangani oleh orang lain. Movietard sendiri lumayan telat menonton The Spectacular Now karena baru pada awal tahun 2014 ini iseng mengunduhnya *itu pun karena insomnia akut* pada hari Minggu dini hari, dan pada saat itu, movietard langsung mencoba menontonnya supaya bisa lebih cepat tertidur, but hey, turned out… I didn’t fall asleep and after watched it, I just wanna say, love, love, loveee this movie!

Continue reading

2013’s Movies End-Note

Say hi to annual Movies End-Note yang kali ini sudah memasuki tahun ke… well, keempat! Dan bodohnya, movietard belum bosan melakukan postingan ini. But… if you get bored, you could skip this post ya! Honestly, tahun 2013 lalu movietard sempat mengalami masa-masa tidak begitu rajin menulis review film, tetapi hey, fetish mengumpulkan tiket bioskop toh tetap saja tak bisa hilang sehingga di awal tahun 2014 ini, movietard kembali menyapa melalui Movies End-Note. Apa itu Movies End-Note? I don’t have any scientific explanation tetapi anggap saja Movies End-Note sebagai kaleidoskop seberapa banyak pengalaman movietard menonton di layar besar, tidak hanya di bioskop tetapi juga di pusat-pusat kebudayaan. Jadi, harap dimaklumi jika film yang masuk daftar ini memang tidak mencakup film yang ditonton melalui cakram DVD atau file film –yang memang di tahun 2013 ini sangat jarang dilakukan movietard karena keterbatasan waktu-.

Guna memudahkan proses ber-flashback ke setiap bulan di tahun 2013, movietard membaginya dalam empat triwulan dengan menyertakan sedikit comment yang berisikan pilihan movietard akan  favorite movie at the month –MotM-. Tak bosan-bosan movietard menekankan, favorite movie tersebut jelas penilaian yang subyektif dari diri movietard. Yang menjadi favorit bukan berarti harus yang terbaik dari segi kualitas tetapi setidaknya memberikan gambaran film-film apa saja yang menempati list favorit movietard untuk tahun 2013 lalu, apakah terdapat film favorit movietard yang juga menjadi kesukaan kamu? If you have a free time, you can read my 2013’s Movies End-Note post, happy reading!

eyeemfiltered1388946951066

Continue reading