9 Summers 10 Autumns

9-summers-10-autumn_posterThe Plot
Ini kisah hidup Iwan Setyawan (Safil Hamdi Nawara/Ihsan Tarore), anak supir angkot yang berhasil bekerja hingga ke kota New York, Amerika Serikat.

The Comment
Movietard telah memiliki buku 9 Summers 10 Autumns, tetapi kesibukan sehari-hari membuat buku tersebut hanya ‘mejeng’ di lemari buku. Luckily, ternyata buku tersebut juga sudah diadaptasi menjadi film berjudul sama, 9 Summers 10 Autumns (2013), yay! Memangnya siapa sih Iwan Setyawan sampai dibuatkan film tersendiri saat SBY, Dahlan Iskan dan Jokowi saja masih menunggu giliran difilmnkan? Buku memoar Iwan memang cukup luar biasa dan laris manis walaupun premis cerita seperti ini memang telah hadir berkali-kali dalam novel-novel yang juga diadaptasi dalam film seperti Laskar Pelangi. Jadi apa yang ditawarkan 9S10A versi film? 9S10A berkisah tentang anak manusia yang berasal dari keluarga sederhana *errr cenderung –maaf- miskin malah* yang mengecap kesuksesan di New York. Tetapi, berbeda dengan keajaiban mimpi di Laskar Pelangi yang dibalut indahnya persahabatan dunia anak-anak ataupun kekuatan hebat para guru, 9S10A memiliki fondasi yang jauh lebih personal, yaitu peran keluarga dalam kesuksesan tersebut.

Continue reading

Real Steel

The Plot
Di tahun 2020, pertarungan tinju tidak lagi dimainkan oleh manusia, melainkan oleh robot. Dan ini adalah cerita mantan petinju Charlie Kenton (Hugh Jackman) dan anaknya, Max (Dakota Goyo) memainkan robot kecil-nya di liga robot dunia.

The Comment
Setelah dibuat ‘menye’ oleh Warrior (2011), awal November ini, bioskop Jakarta kembali menghadirkan Real Steel (2011) sebuah film yang lagi-lagi menyoroti olahraga dalam ring, jangan bosan dulu, ada yang berbeda dari Real Steel karena… para fighter-nya adalah robot! Not human, but big giant robots! It’s sound so spectacular, no? Anyway, mirip seperti Warrior, film ini awalnya tampak se’maskulin’ judulnya. But hey! Don’t judge a movie just by its title, karena Real Steel bukan hanya menjadi film science fiction-sport adventure tentang robot petarung yang keren, film ini juga memasukkan nilai-nilai kasih sayang keluarga dan humanisme di dalamnya *Well, since Spielberg also became Real Steel’s producer, this movie also reminds me with A.I. Artificial Intelligence (2001), still not as great as Spielberg’s works, but Real Steel was so much better than Transformers* Continue reading

Super 8

The Plot
Joe Lamb (Joel Courtney) berencana mengisi summer holiday-nya dengan membantu temannya, Charles Kaznyk (Riley Griffiths) membuat film zombie, tetapi, kecelakaan kereta yang melibatkan angkatan udara USA dan alien mengubah segalanya.

The Comment
J.J Abrams is back! Dan anggap saja Super 8 (2011) adalah tribute Abrams terhadap karya Spielberg, E.T. the Extra-Terrestrial (1982) *siapa sih yang mampu membenci E.T. dan penampilan Gertie yang sangat adorable?* dan hey, Spielberg pun ternyata memproduseri film ini. Movietard bertanya-tanya apakah Super 8 menjadi protes kecil Spielberg terhadap dunia sinema yang terlalu memuja teknologi digital dalam menyajikan film anak-anak. Well, I’m definitely a Pixar worshipper, but honestly, beberapa children movies yang justru sangat memorable memang hadir dalam bentuk animasi modern karya Pixar. Nah, Super 8 hadir dengan cita rasa eighties, yang mengingatkan movietard akan one of best children adventure movies, Stand By Me (1986). Jadi, movietard seolah diajak bernostalgia kembali melalui Super 8, sebuah film adventure yang menjadikan karakter anak-anak menjadi ‘heroes’, and is it a good or not?

Continue reading

The Virgin Suicides

The Plot
Berseting di Michigan pertengahan 1970-an, The Virgin Suicides adalah kisah lima orang gadis keluarga Lisbon yang dibesarkan oleh orang tua overprotektif.

The Comment
The Virgin Suicides (1999) pertama kali movietard tonton sekitar sepuluh tahun lalu ketika well, I got Hartnett-fever because of The Faculty (1998). Di tahun 2010 ini, movietard menonton kembali film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Jeffrey Eugenides. Sama seperti Bad Education ataupun Fish Tank,The Virgin Suicides yang disutradari dan ditulis naskahnya oleh Sofia Coppola realitasnya tetap asyik ditonton dan menjadi salah satu film coming of age yang sangat memorable karena mampu memotret betapa tragisnya kehidupan remaja di masanya.

Continue reading