The Cabin in the Woods

The Plot
Lima orang anak kuliahan menginap di kabin tua di tengah hutan, dimana ‘kengerian’ sudah menyambut mereka.

The Comment
Jujur, movietard susah me-review The Cabin in the Woods (2012) tanpa memberikan spoiler kepada para pembaca setia blog ini *sok banget ya movietard, kayak blog-nya laku aja*. The Cabin in the Woods sendiri, sesuai, dengan premis cerita horror yang sudah begitu umum berkisah tentang anak-anak muda sok berani terisolasi di kabin tua dalam hutan. Selain atmospheric horror melalui suasana kabin tua dan kegelapan malam, toh mereka juga dihadapkan ‘tamu’ tak diundang seperti layaknya dalam Texas Chain Saw Massacre, hingga yang menjadi inspirasi utama untuk The Cabin in the Woods, Evil Dead (1981). Well, movietard sendiri belum menonton Evil Dead, dan jujur, I’m not fan of horror genre tetapi review positif The Cabin in the Woods dan nama besar Joss Whedon selaku produser dan scriptwriter film ini, membuat movietard meluangkan waktu untuk menonton The Cabin in the Woods pada jam pemutaran midnight. And how about the result?

Continue reading

Advertisements

Shame

The Plot
Ini adalah cerita mengenai kehidupan Brandon (Michael Fassbender), seorang new yorker-yuppies yang memiliki adiksi terhadap… seks.

The Comment
Pada awalnya, buzz berita seputar peran Fassbender dalam Shame (2011) jauh lebih besar daripada berita produksi film itu sendiri. Kalau boleh jujur, movietard juga termasuk bagian dari audiens yang cukup rajin memantau kehadiran Fassbender di film ini karena menurut rumor dari halaman-halaman gosip di internet, Shame menghadirkan a nude fassbender and… lots of sexual intercourse! *pervert mode on*. So, ketika Shame sudah dirilis di luar negeri, movietard akhirnya memutuskan untuk mengunduhnya karena film ini memang tak akan hadir di layar bioskop Indonesia. Anyway, to told you the truth, movietard juga sudah mem-bookmark cuplikan scene sexual intercourse Fassbender dengan lawan mainnya. But hey, one week ago, I finally download Shame and watched it! So how’s the result? Was Fassbender really nailed it character?

Continue reading

Edward Norton

Who is He?
He’s American who not only does acting as his job, but also takes part at producing, directing and scriptwriting. Plus, he’s an environmental activist and still staying solo.

Why is He Becoming My Pick-Up?
Kemarin, salah seorang kolega movieblogger, Gilasinema, memposting artikel menarik tentang real male stars, anda bisa baca postingannya disini I do love his list, a really nice depth article! Sayangnya, tak ada nama Edward Harrison Norton, atau yang lebih dikenal dengan Edward Norton dalam list tersebut. So, I made this column as a tribute for Edward Norton, he’s my 1st favorite actor since I saw him first at American History X (1998).

Continue reading

The Dreamers

The Plot
Matthew (Michael Pitt) is a 19 years old American student exchange at Paris. Ia bertemu dengan Isabelle (Eva Green) dan Theo (Louis Garrel)  di sebuah cinematheque, dan’ mereka bertiga pun ‘berpetualang’.

The Comment
The Dreamers (2003) dibuat oleh Bernardo Bertolucci, sutradara Italia yang terkenal dengan Last Tango in Paris (1972) dan lagi-lagi Bertolucci menjadikan Paris sebagai seting The Dreamers. Well, Paris memang kota yang perfect untuk film yang dijelaskan Bertolucci sebagai cerita tentang cinema, sex dan politics. Seorang teman menyebut The Dreamers sebagai ‘sophisticated porn’, mungkin merujuk pada banyaknya explicit nude and sex scenes. Tetapi film ini toh punya makna yang deeper than sex.

Continue reading

Inglourious Basterds

inglorious-basterds-1-477x699

The Plot
Lima chapter yang mengambil timeline era kejayaan nazi ini bercerita tentang balas dendam yang melibatkan a young jew girl, the jew hunter Colonel Hans Landa (Christoph Waltz) dan para bajingan tanpa kehormatan dibawah pimpinan lt.Aldo Raine (Brad Pitt).

The Comment

Tarantino is back! Dan Inglourious Basterds (2009) ternyata menjadi film yang dapat dikonsumsi penonton dari berbagai strata. Mulai dari fan QT yang cinephile ataupun para abg yang menonton demi kesenangan belaka. Mungkin, Tarantino telah berdamai dengan pop culture sehingga satirisme yang ditawarkan dalam cerita film ini jauh lebih mudah diterima akal sehat dibandingkan Kill Bill 1 & 2. Why? Because he captured the most universal event in this world, war and its effect. Dan cerita mengalir begitu riil, menyentuh dan lucu dengan alur linear tanpa bolak balik yang semembingungkan Pulp Fiction.
Continue reading

2001:A Space Odyssey

2001poster

The Plot
Ini cerita tentang sebuah monolith yang hadir dari jaman kera hingga tahun 2001.

The Comment
Pertama, maaf jika plot yang movietard berikan tidak memberikan penjelasan yang anda harapkan. Jujur, movietard sendiri masih meraba poin yang coba disampaikan Stanley Kubrick dalam 2001: A Space Odyssey (1968). Ah, Kubrick yang visioner memang bertindak semau dia tetapi justru itu yang membuat karya-karyanya selalu menjadi intelectual challenging.

Continue reading

American Psycho

american-psycho-02-233x300

The Plot
Patrick Bateman (Christian Bale) adalah yuppie dengan tampang oke, lulusan Harvard yang sukses jadi banker di Wall Street dan tinggal di UWS. Bateman (hampir) sempurna tapi sayangnya, dia psikopat.

The Comment
Beberapa tahun sebelum Palahniuk berbicara tentang materialisme dan nihilisme lewat Fight Club, tema sejenis dalam versi yang lebih gelap telah hadir melalui novel American Psycho karangan Easton Ellis. Hanya saja, film American Psycho (2000) justru hadir setelah Fight Club (1999). Salah satu alasan adaptasi novel ini lama muncul dalam pita seluloid adalah, there’s too much morally offensive content in this story. Waktu muncul tahun 2000 aja masih banyak kritik, bayangin deh kalo muncul 10 tahun sebelumnya, dibanned mungkin yang ada.

Continue reading