10 Things I Love about Descendants of The Sun

descendants-of-the-sun

Kali terakhir movietard membuat review mengenai TV Series yang memang memiliki kategori tersendiri di blog ini adalah tahun 2013, tepatnya ketika membahas 10 Best Episode of Gossip Girl in My Version sebagai ode perpisahan terhadap Gossip Girl yang dapat dibaca disini. Walaupun jarang melakukan review di kategori ini, sejujurnya, movietard cukup rajin menonton TV series, yang sebagian besar adalah TV series produksi Amerika Serikat dan Inggris sementara movietard sangatlah jaaaaaaaaarang menonton TV series produksi Korea Selatan. Referensi movietard akan TV series Korea Selatan terhenti pada periode 2000-an sehingga bagi movietard, Jang Dong Gun dan Won Bin tetaplah aktor terkeren se-Korea Selatan.

The good thing was, pada tahun 2015 lalu, movietard kembali memiliki waktu luang sehingga berhasil menyelesaikan TV series produksi Korea Selatan berjudul Twenty Again (2015) yang memiliki story plot cukup inspiratif. Dan di semester pertama tahun 2016 ini, movietard kembali mengikuti TV series produksi Korea Selatan berjudul Descendants of The Sun –DotS- (2016) yang realitasnya justru membuat movietard terkena ‘demam’, demam ini membuat movietard rela terbangun dini hari setiap malam kamis dan malam jum’at untuk streaming DotS tanpa subtitle dikarenakan movietard tak sabar menunggu episode terbaru DotS. And here are 10 things I love about DotS.

1. Song Hye Kyo is the Lead Actress
Poin pertama yang membuat movietard tertarik menonton DotS adalah nama aktris pemeran utama yang sudah sangat familiar. Song Hye Kyo adalah salah satu ‘pembuka’ demam drama Korea Selatan di Indonesia pada periode tahun 2000-an melalui Autumn in My Heart (2000) yang membuat air mata movietard terkuras, dan di tahun 2016 ini, Ia kembali ke dunia yang membesarnya setelah sibuk di layar lebar. Kali terakhir movietard menonton Song Hye Kyo di layar televisi adalah ketika ia tampil begitu ceria melalui Full House (2004), and 15 years later, she’s back with Descendants of the Sun (2016) without getting older, she’s still beautiful even with a messy hair! *green with envy*.

12677729_1751122501786286_1369541286_n

2. Every Episode of Descendants of the Sun is a Fast-pacing Plot
As I wrote before, I started DotS because of my familiarity with the name of the lead actress Song Hye Kyo, but I’m still watching and loving its, not only for her, but for the story plot itself. DotS menyajikan story plot yang bergerak cepat setiap episodenya, konflik-konflik berupa penyelamatan sandera di Afghanistan, pengobatan terhadap anak, pembedahan terhadap salah satu pemimpin terkemuka Arab, hingga misi penyelamatan dari bencana di negara asing Urk yang membuat movietard menangis, kesemua konflik ini didapatkan hingga mid-finale episode yang membuat movietard tak dapat membayangkan plot yang tersisa menuju finale. Lucunya adalah, fast-pacing plot ini juga terdapat lika-liku hubungan para karakter utamanya, dimana hanya dalam kurun waktu yang sama, karakter utama pria, Yoo Shi Jin, sudah 3 (kali) mendeklarasikan cintanya yang selalu berujung pada penolakan dari karakter utama perempuan, Kang Mo Yoen.

12783291_1005046479570278_1704309492_n

3. DotS’s Love Story Plots is Your Real Life Love Story
Dalam DotS, jalinan cerita cinta tidak dipisahkan oleh pihak ketiga yang merusak hubungan, ataupun amnesia tiba-tiba. Kedua karakter utama sudah saling tertarik pada episode perdana, mereka berkencan dan lalu berpisah pada episode kedua tanpa ada sub-plot khas opera sabun seperti diatas. Menyenangkan melihat bagaimana cerita cinta bisa tampil straight forward melalui para karakter yang dewasa dan mengetahui apa yang mereka inginkan. Pada akhirnya, profesionalitas terhadap pekerjaan dan perbedaan prinsip membuat Kang Mo Yoen menolak Yoo Shi Jin. Surprisingly, 8 (delapan) bulan setelah perpisahan itu, takdir membawa mereka bertemu kembali. Dan kali ini, audiens dapat melihat kedua karakter ini tumbuh dan mempengaruhi satu sama lain, for better, for good. Adegan favorit movietard adalah ketika Yoo Shi Jin yang selama ini taat pada aturan, rela melanggarnya karena Ia mempercayai Kang Mo Yoen dapat menyelamatkan seorang pasien.

descendants-of-the-sun-5-800x450

4. Patriotism and Heroism are Great Themes for a TV Series
Ketika menonton scene awal episode pertama DotS, scene perlawanan antara tentara Korea Selatan dengan Korea Utara sempat membuat movietard mengerutkan dahi. TV series produksi Korea Selatan biasanya memiliki plot utama mengenai hubungan pria dan perempuan. Nah, DotS tetap memiliki plot utama ini, tetapi DotS menambahkan tema yang cukup jarang dijumpai, bahkan di TV series produksi Amerika Serikat, yaitu patriotisme dan heroisme yang ditunjukkan melalui para karakter pria tentara perdamaian. Jika selama ini dunia kepolisian dan karakter para detektif jauh lebih familiar dipotret dalam TV series, maka tema patriotisme dan heroisme yang dipotret melalui para tentara militer menjadi angin yang cukup menyegarkan. Walaupun menyajikan tema yang cukup berat, DotS membalutnya dengan kumpulan tentara perdamaian yang tampil sangat menyegarkan mata!

descendants-of-the-sun-casts-alpha

5. Yet, Its Cheesy Dialogues and Jokes Makes Every Episode Lighthearted
Tema patriotisme dan heroisme yang dibalut dalam jalinan cerita yang cepat tak membuat DotS tampil sebagai tontonan yang tidak menghibur. Di tengah berbagai konflik tersebut, audiens tetap akan dibuat tersenyum dengan dialog-dialog dan jokes yang ada. Siapa yang tak akan tersenyum mendengar dialog-dialog Yoo Shi Jin? Seperti ketika Ia menceritakan misinya sebagai tentara adalah melindungi anak-anak, orang tua dan perempuan cantik, that dialogue sounded so cheesy but it gave you some lighthearted moment during watching DotS. Walaupun Kang Mo Yoen tidak tampil sekomikal Yoo Shi Jin, tetapi pada beberapa momen, Ia juga mampu membuat audiens tertawa seperti ketika menggunakan stethoscope di daun pintu guna menguping pembicaraan. Para karakter pembantu di DotS pun juga memberikan momen-momen yang menghibur, baik itu kumpulan tim medis maupun kelompok tentara.

12784084_1533471113613409_1442915081_n

6. Kang Mo Yoen is a Cool Heroine Character
Movietard menyukai TV series seperti Grey’s Anatomy, Madam Secretary, The Good Wife, hingga Homeland yang memiliki lead character heroine di bidangnya masing-masing. Nah, karakter Kang Mo Yoen sebagai dokter bedah menjadi bagian dari kumpulan heroine favorit movietard. Audiens diajak melihat karakter ini berjuang mendapatkan gelar profesor, keberaniannya menentang pimpinan, hingga sisi idealistik Kang Mo Yoen ketika menjadi pimpinan tim sukarelawan medis. Hal yang menyenangkan melihat perempuan di TV series produksi Korea Selatan direpresentasikan tak kalah tangguh dengan Meredith Grey. Anyway, Ketangguhan karakter ini tidak hanya di ranah pekerjaan saja, tetapi juga pada ranah percintaan. Prinsip hidup dan rasionalitas Kang Mo Yoen membuat Ia tak emosional sehingga dengan mudahnya menerima pernyataan cinta Yoo Si Jin, hal yang tentunya sulit dilakukan perempuan pada umumnya jika berada dalam kondisi yang sama mengingat betapa charming-nya Yoo Shi Jin.

12818922_1694392787516691_327547890_n

7. Yoo Shi Jin isn’t the Ordinary Stiff Army Soldier Captain
Yoo Shi Jin adalah seorang kapten satuan khusus tentara Korea Selatan yang bertugas dibawah United Nation sehingga ketika terjadi mara bahaya, baik itu di Korea Selatan maupun negara lain, Ia harus ikut serta. Tetapi, jangan bayangkan Ia adalah tentara kaku yang menyeramkan, karakternya justru sangat berkebalikan. Ia suka bercanda, ceplas-ceplos, membenci pembuatan laporan-laporan yang menguras otak, tetapi hey, dibalik semua itu, Yoo Shi Jin adalah seorang kapten yang begitu loyal, mengikuti kata hati, dan tak mengenal rasa takut, bahkan ketika Ia dihadapkan pada situasi yang berbahaya. Profesi Yoo Shi Jin inilah yang membuat Kang Mo Yoen urung menerimanya karena menerima Yoo Shi Jin berarti Ia sudah siap dengan segala rasa cemas akan nasib Yoo Shi Jin ketika bertugas. Kepiawaian Song Joong Ki membawakan karakter Yoo Shi Jin menjadi kapten yang manis, suka menggoda tetapi sangat gentleman terhadap Kang Mo Yoen ini tentunya membuat audiens jatuh cinta.

74485_1347150_384818

8. Yoo Shi Jin-Kang Mo Yoen’s Chemistry is Perfect
Chemistry yang sempurna membutuhkan lebih dari sekadar paras cantik dan kemampuan akting perseorangan, dibutuhkan kerjasama yang baik dari kedua belah pihak. Luckily, DotS berhasil menyajikan chemistry ini dengan baik, walaupun pada episode awal, chemistry pasangan utama memang belum terlihat dikarenakan movietard masih merasa Kang Mo Yoen tampil sebagai ‘kakak’ yang menutup diri. Ketika pasangan ini dihadapkan berbagai konflik di Urk, audiens dapat merasakan chemistry keduanya tumbuh, bahkan ketika mereka hanya saling bertatapan dari jarak jauh. All the longing looks between Yoo Shi Jin-Kang Mo Yoen was definitely killing me. Tentunya, yang membuat movietard bergumam ‘awwww’ adalah adegan dimana Yoo Shi Jin mengikatkan tali sepatu Kang Mo Yoen yang juga menjadi poster utama DotS. Sebuah adegan yang sempurna dalam menggambarkan bagaimana Kang Mo Yoen hanya membutuhkan sepatu boots jelek dan bukan sepatu kaca indah untuk membuat Kapten Yoo jatuh cinta padanya.

Descendants-of-the-Sun_1560x872

9. Bromance is Everwyhere, Especially in a Special Army Force
Tak ada yang membantah keseriusan cinta Yoo Shi Jin terhadap Kang Mo Yoen, tetapi, keseriusan, well, tepatnya keloyalan dan kadang kala kenakalan Yoo Shi Jin terhadap sang wakil kapten, Soe Dae Young juga begitu menarik untuk disimak. Sama seperti karakter Kang Mo Yoen yang dewasa dan tidak emosional, Soe Dae Young yang juga merupakan senior dari Yoo Shi Jin juga memiliki karakter yang sama. Tetapi, wibawa sang wakil kapten ini akan menghilang saat ia sudah berinteraksi dengan sang kapten yang seringkali menjahilinya. Siapa yang tertawa melihat mereka berdua menangkap penjahat dengan pistol plastik, kencan ganda dengan boneka, ataupun kebodohan mereka saat melakukan penghitungan matematis? Tetapi lepas dari semua hal itu, sang kapten dan wakil kapten ini sangat loyal satu sama lain dalam menjalankan misi pekerjaan dan bahkan untuk urusan percintaan. Menyenangkan melihat bromance yang kuat dihasilkan melalui keekspresifan Yoo Shi Jin dihadapkan dengan ketenangan Soe Dae Young.

quot-Descendants-of-the-Sun-quot_59

10. The Cinematography of Dots is Beautiful
Movietard tidak hanya berbicara tentang lokasi, karena walaupun DotS menjadikan Yunani sebagai salah satu setting, tetapi negara ini tidak secara literal digunakan, melainkan menjadi negara Urk –yang terinspirasi oleh Irak-, melainkan lebih kearah sinematografi secara keseluruhan yang indah untuk ukuran produksi TV series. Mengambil kisah perjuangan tentara vs dokter, membuat setting di tempat terbuka dan tertutup menjadi cukup seimbang. Dan DotS mampu memaksimalkan keindahan landscape di tempat terbuka seperti pantai biru. di tengah chaos akibat gempa bumi, sinematografi DotS tetap menawan untuk dinikmati. Menurut movietard, hal ini dikarenakan tim produksi DotS memiliki waktu yang lebih banyak dalam melakukan shooting dan editing dikarenakan mereka tidak melakukan produksi yang kejar tayang. Ya, DotS diproduksi dengan format pembuatan film ataupun TV Series produksi Netflix yang proses syutingnya telah selesai dilakukan pada kurun waktu tertentu (pre-produksi) sebelum disiarkan di televisi.

12724999_460201760841458_1042361426_n

Sebagian besar gambar diambil dari sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s