Les Misérables

MV5BMTQ4NDI3NDg4M15BMl5BanBnXkFtZTcwMjY5OTI1OAThe Plot
Ini adalah cerita hidup Jean Valjean (Hugh Jackman) ketika ia keluar dari penjara hingga menuju ajal.

The Comment
Les Misérables (2012) bukanlah produk baru. Populer sejak awal abad ke-19, Kisah Les Misérables berawal dari sebuah novel karya Victor Hugo, yang memotret kehidupan lelaki bernama Jean Valjean dengan setting Perancis yang bergejolak paska kekalahan Napolen Bonaparte pada awal abad ke-18. Kisah hidup Jean Valjean ini pun telah diadaptasi dalam berbagai bentuk drama panggung, adaptasi film dan seri televisi, dan yang terbaru adalah Les Misérables versi film drama musikal. Ya, drama musikal disini tampaknya harus digaris bawahi karena Les Misérables berbeda dengan film drama musikal Hollywood seperti Moulin Rouge, Chicago dan Nine atau film Perancis semacam 9 Songs dan Beloved yang sebetulnya juga dikategorikan sebagai musikal tetapi masih menggunakan dialog antar karakter dengan beberapa sekuens musikal dan tarian saja. Les Misérables tampil berbeda karena sepanjang durasi film, seluruh dialog yang dilakukan para karakternya dilakukan dengan bernyanyi!

MV5BMTY3MjI4Njg5OV5BMl5BanBnXkFtZTcwMTA2NTA4OAHanya memotret turning point terpenting dalam rangkaian kisah hidup Valjean, kisah Les Misérables terasa singkat karena mampu dipadatkan oleh director Tom Hooper. [spoiler] Kisah diawali dengan scene pembebasan Valjean oleh Javert (Russel Crowe) yang sudah membuat audiens menahan nafas melihat beratnya penderitaan Valjean, pertemuan Valjean dengan pendeta yang membuatnya seolah mendapat ‘pencerahan’, kesuksesan Valjean menjadi pengusaha walaupun harus menyembunyikan identitas dirinya, pertemuannya dengan Fantine (Anne Hathaway), pencarian Valjean terhadap anak Fantine, Cossete kecil, penerimaan Valjean bahwa Cosette (Amanda Seyfried) telah dewasa dan mengenal cinta, pertemuan Valjean kembali dengan Javert yang berakhir dengan hasil tak terduga, dan tentunya, Hooper tak lupa memotret kisah Valjean ketika menemui ajalnya [end of spoiler]. Ya, Les Misérables memang ‘cuma’ cerita perjalanan hidup seorang mantan napi, Valjean bukan orang penting ataupun tokoh revolusi yang mengubah dunia. Tetapi yang membuat sosok Valjean istimewa adalah, he’s just like us, he made mistake and he wants to change, to be a better person.

Naskah Les Misérables ditulis William Nicholson dkk yang merangkum kisah hidup Valjean dalam turning point seperti yang telah dituliskan diatas. Bosan? Well, Movietard sempat agak takut bosan ketika menonton Les Misérables mengingat this movies is completely full of songs. But hey, I did not get bored! Les Misérables realitasnya tampil mengoyak melalui kumpulan lagu-lagu yang dinyanyikan. In my opinion, kekuatan Les Misérables terletak pada cast-nya yang bermain (dan bernyanyi) superb. Sebuah film musikal tentunya tak hanya menuntut kebolehan akting melainkan juga kekuatan vokal, memang sih bisa diakali dengan menggunakan suara vokal aktor lain, tetapi masak iya para aktor-nya mau menggunakan vocal-double? Seorang Day-Lewis pun berlatih bernyanyi untuk tampil di Nine. Dan dalam Les Misérables, Hooper memilih cast yang tepat. Jackman, Hathaway dan Crowe bermain bagus. Intensitas emosi yang ditampilkan Jackman dengan nyanyian memang luar biasa. Movietard tak heran karena Jackman sendiri memulai karirnya memang dari panggung, Jackman pun pernah meraih Tony Award atas penampilannya di drama musikal Broadway, dan siapa yang lupa penampilan dan nyanyian Jackman ketika ia memandu Tony Award beberapa tahun lalu?

MV5BMTQ1Njg3NDUzNl5BMl5BanBnXkFtZTcwODQ5NTA4OA_002Selain Jackman, Hathaway dengan screen time yang lebih minim pun mencuri perhatian sebagai Fantine, ia tampil total sebagai pelacur yang pesakitan dalam melantunkan penderitaannya melalui I Dreamed a Dream dan Come to Me. Faktanya, Hathaway pun memiliki sedikit background musik dimana ia pernah menyanyikan On My Own ketika menjadi pemandu Academy Award beberapa tahun lalu. Yang sedikit mengejutkan adalah Crowe yang berani merambah dunia vokal, and he also nailed it! Movietard suka sekali nyanyian Javert’s Suicide. Superb performance para cast-nya dimana mereka tetap mampu menampilkan emosi dengan bernyanyi walaupun dibeberapa bagian terlihat overdramatic membuat movietard memaafkan keanehan terbesar dalam Les Misérables, yaitu dengan setting dan karakter orang Perancis asli, kesemua aktor dalam Les Misérables justru menyanyikan dialog mereka dalam bahasa Inggris! In my opinion, keseksian Jackman akan meningkat puluhan kali lipat kalau karakter Valjean menyanyikan kesemua penderitaanya dengan lantunan French songs tetapi well, mari kita memaafkan hal ini.

Superb performance para cast-nya menyelamatkan Les Misérables dari jalan cerita yang sebetulnya begitu ‘cerewet’ dalam arti story line mengenai kisah Hidup Valjean ini mengusung banyak tema. Ya, Les Misérables berbicara mengenai second chance, kepatuhan terhadap hukum, memaafkan, pemerintahan monarki absolut yang melahirkan mimpi kebebasan bernegara, dan pastinya cinta baik itu cinta ibu kepada anak, cinta pemuda-pemudi dan cinta tak terbalas. Dengan banyaknya tema dalam plot dan sideplot yang disampaikan, audiens tentunya bisa menjadi sedikit pusing, apalagi di beberapa bagian, terdapat aksi yang begitu teatrikal yang membuat Les Misérables menjadi overdramatic. Tetapi sekali lagi, ‘kecerewetan’ Les Misérables termaafkan karena sepanjang menontonnya, movietard menikmati film ini layaknya sebuah konser yang megah, yang mengusung banyak lagu dari berbagai genre. Applause harus diberikan kepada Claude-Michel Schönberg yang mengaransemen musik di Les Misérables dengan Alain Boublil dan Jean-Marc Natel yang membuat lirik-liriknya sebelum diterjemahkan ke dalam lagu-lagu berbahasa Inggris oleh Herbert Kretzmer.

MV5BNzY4NDcwMjUyNl5BMl5BanBnXkFtZTcwMjQ3NTA4OAIn a conclusion, Les Misérables tampil tidak semewah dan segemerlap Moulin Rouge ataupun Nine yang menggoda dan nakal dengan kumpulan perempuan cantik sehingga mampu menghibur audiens, justru Les Misérables justru tampil kelam dan overdramatic, membuat film ini bisa sangat disukai atau pula menjadi sangat dibenci. Movietard tak menyalahkan audiens umum yang berniat mendapatkan eskapisme menyenangkan justru kecewa ketika menonton Les Misérables karena Hooper memang membalut kisah dengan setting kisah hidup si mantan napi di abad pertengahan dengan begitu kelam, dimana kekelaman cerita Valjean sesungguhnya terefleksi melalui kumpulan lagu-lagu yang menyayat hati. Ketika selesai menonton film ini, movietard pun jujur tak merasa terhibur, justru ada perasaan ‘kosong’ yang dirasakan, ketika menoleh ke bangku sebelah, audiens perempuan disebelah movietard pun tengah menyeka air matanya. Ya, in my opinion, Les Misérables bisa menjadi sebuah film yang tampil begitu depresif dan menyayat hati dalam balutan kemegahan musikalitasnya.

I am reaching, but I fall. And the stars are black and cold… as I stare into the void, of a world that cannot hold. I’ll escape no from that world, from the world of Jean Valjean… there is nowhere I can turn, there is no way… to go on! [Javert]

Do You Know?
Anne Hathaway dikabarkan membuat semua audiens yang menyaksikan audisinya ikut bersedih, hal yang tak sia-sia karena penampilannya sebagai Fantine telah mengantarkan Hathaway meraih piala Golden Globe untuk Best Performance by an Actress in a Supporting Role in a Motion Picture. A nice job!
Les Misérables  mendapat 8 (delapan) nominasi dalam Academy Awards ke-85, salah satunya masuk dalam best picture
Setiap lagu yang dinyanyikan para aktor dalam Les Misérables direkam langsung di-set ketika mereka berakting karena Hooper meninginkan adanya spontanitas dalam performance para aktornya

My Rate
4 stars. Despite some of confusing plots and sideplots, the musical content like the songs and dialogues-singing of Les Misérables was so great and powerful, and was delivered ver wonderfully by its actors.

7 thoughts on “Les Misérables

  1. Jujur aja, ane susah nge-rate nya nih, secara full singing begitu,
    it’s not my cup of tea ^^

    but Anne performance-nya bener2 mindblowing dah,ga terbendung lagi dah bwt dapet Oscar bulan depan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s