2011’s Movies End-Note

I’m back! *kayak bakal ada yang nyambut aja*, well, to told you the truth, Desember’s 2011 wasn’t really a movies months for me, berbeda dengan tahun lalu ketika Jiffest masih hadir dan menjadi festival film seru yang menutup tahun 2010 dengan sempurna. But hey, eventho’ we don’t have Jiffest this year, tahun 2011 lalu realitasnya memiliki beberapa catatan penting untuk direnungkan oleh para moviegoers, yes, I talked about the import-film problem at last midyearl dan juga bagaimana akhirnya sebuah mega-franchise-film named Harry Potter ended its journey *cried loud*.

And now, as I did since one year ago and maybe I’m gonna do this again next next year to make it as tradition, it’s my 2011’s movies end-note. I always write my fave movies at the month –MotM- at my journal. It consists of some movie-tickets and movie-list that I watched only at cinemas, not at my dvd player/laptop). Anyway, favorit disini bukan berarti yang terbaik dari segi kualitas, ini murni subyektifitas movietard sebagai penonton awam.  So, if you have a spare time, you could look out my 2011’s movies end-note post, happy reading!

Jan – March 2011
Jan: The Tourist, The Little Fockers, The American, The Way Back, Burlesque
Feb: The Green Hornet, The Fighter, No Strings Attached, 127 Hours, The King Speech, Crazy Little Thing Called Love
March: Fair Game, The Little Comedian, Gnomeo and Juliet

Jan’s fave movie:  None
Feb’s fave movie: 127 Hours & Crazy Little Thing Called Love
March’s fave movie:  None

The Comment
Bulan Januari dibuka dengan kumpulan bintang papan atas meramaikan bioskop Indonesia.  Mulai dari too good to be true couple, Johnny Depp-Angelina Jolie yang justru bermain jelek dalam The Tourist, Ben Stiller lewat The Little Fockers, sekuel Meet The Parents yang sudah habis kelucuannya, George Clooney berwisata ke Italia melalui The American, Collin Farrel menunjukkan keindahan alam dengan durasi yang membuat mengantuk dalam The Way Back, dan Christina Aquilera ‘menghangatkan’ layar melalui Burlesque. Honestly, none of them was enough memorable to be my favorite! Kayaknya, di tengah-tengah film tersebut, movietard justru banyak jatuh tertidur.

Bernostalgia ke bulan Februari membuat movietard cukup merasa lucky biatch. Why? I watched 127 hours at big screen when it released as midnight preview and… It was the only one 127 Hours was released at big screen karena setelahnya, distributor besar ‘ngambek’ dengan pemerintah yang membuat para moviegoers menjadi korban. Februari was an award-movies month! Ya, ada The King’s Speech yang menghadiahi Firth piala best actor, ada pula The Fighter yang sukses mengantarkan Bale mendapat piala best supporting actor. Tetapi, favorit movietard untuk bulan ini ada… dua! Since I don’t have any favorite at January, boleh dong jadi double di February *maksa*. Aksi solo survival yang begitu berani dari Franco melalui 127 Hours dan Crazy Little Thing Called Love, a simple love story dari Thailand yang mengenalkan movietard dengan Thailand hunk Mario Maurer menjadi favorit di bulan ini.

Krisis film  tetap berlanjut di bulan Maret. Ketika distributor besar menghentikan pasokan film-film blockbuster dari studio-studio besar ke Indonesia, hal ini membuat movietard hanya mendatangi bioskop sebanyak tiga kali di bulan Maret. Movietard hanya menonton kisah nyata Valerie Plame melalui Fair Game, dekonstruksi kisah Romeo dan Juliet dalam versi animasi melalui Gnomeo and Juliet, dan kisah family drama asal Thailand dalam the Little Comedian, and none of them became my favorite. Yang juga menyedihkan, walaupun Maret ditasbihkan sebagai bulan perfilman nasional, movietard justru selalu kehabisan tiket untuk menonton film nasional di Kineforum.

April – June 2011
April : Company Men, The Lincoln Lawyer, 8 movies at Festival Sinema Perancis 2011 (Nenette, Ensemble C’est Trop, Les Mains en L’Air, Une Petite Zone de Turbulance, Welcome, L’Age de Raison, L’Arnacoeur, Tout Ce Qui Brille)
May: Don’t Go Breaking My Heart, Scream 4, Limitless, Source Code, Trust
June: LaddaLand, Beastly

April’s fave movie: L’Arnacoeur (Heartbreaker)
May’s fave movie: Trust
June’s fave movie: None

The Comment
Di triwulan kedua, tepatnya di bulan April, yang tersisa hanyalah film ‘kecil’ macam Company Men dan The Lincoln Lawyer which is surprisingly, was good one! Luckily, bulan April diselamatkan oleh French Movie Festival Month! Ini adalah tahun ke-4 movietard berpartisipasi dalam FSP dan dari tahun ke tahun, jumlah film yang ditonton alhamdulillah semakin banyak. Tahun ini, movietard menonton 8 film Perancis walaupun tiket yang dibeli 10 film. I do love French movies because it have unique taste! Favorit movietard untuk bulan ini jatuh kepada L’Arnacoeur (Heartbreaker), a French rom-com yangmenghadirkan humor manis melalui tokoh destroyer relationship yang diperankan dengan sangat charming oleh Romain Duris.

Di bulan May, movietard diajak bernostalgia dengan teenager horror melalui sekuel Scream yang tidak perlu lewat Scream 4, membosankan melihat Neve Campbell kembali dengan botox. Dua aktor Hollywood juga meramaikan bioskop, ada Bradley Cooper  yang bermain cukup bagus  sebagai solo main actor dalam Limitless dan bagaimana Jake Gyllenhaal tampil seolah tanpa capek melalui pengulangan masa lalu di Source Code. Tetapi, bintang dalam bulan May adalah sebuah film sederhana tentang betapa bahayanya kebebasan bersosialisasi yang ada internet terhadap remaja melalui Trust.

Beralih ke bulan Juni, ini adalah salah satu bulan terburuk dalam sejarah menonton movietard. I just watched 2 movies, yang pertama bahkan bisa dikategorikan setengah menonton karena mata lebih banyak tertutup saat menonton Laddaland, film horor Thailand yang cukup menakutkan bagi movietard. Yang kedua adalah Beastly. Eventhough I adored Alex Pettyfer so much, di film ini, his acting was a ‘beastly’ one. Lagi-lagi, bulan Juni tidak menghadirkan film favorit apa-apa bagi movietard.

July – September 2011
July : Catatan Harian Si Boy, Hello Ghost, Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Transformer: Dark of the Moon
August : Transformer: Dark of the Moon, Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Attack the Block, Fast Five (2x), Kung Fu Panda 2 (2x), The Tree of Life
September : Captain America:The First Avenger, Rise of the Planet of the Apes, X-Men: First Class, The Hangover Part II, Pirates of Carribean 4

July’s fave movie : Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2
August’s  fave movie : The Tree of Life
September’s fave movie : X-Men: First Class

The Comment
July was a historical month! Mega-franchise Harry Potter mengakhiri petualangannya melalu Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2. Dan movietard tidak mau menyia-nyiakan kesempatan menjadi saksi sejarah ini *lebay*, so, I booked a ticket to Singapore. Menonton HPatDH: Part 2 di luar negeri, di Singapore. Dan jelas, ini adalah pilihan yang salah karena teks yang disajikan adalah bahasa mandarin sehingga movietard harus memasang telinga baik-baik. Di Singapore juga, movietard sempat menonton Transformer: Dark of the Moon, and it was fun! Back to Jakarta, di bulan Juli ini, juga ada film Indonesia yang mencuri perhatian. Film dengan rasa lama tapi packaging baru bernama Ario Bayu melalui Catatan Harian si Boy dan terdapat film korea Hello Ghost yang membuat movietard menangis kejar di penghujung film.

Agustus ditandai dengan berdamainya pemerintah dengan para distributor besar, dan ini artinya adalah berkah bagi para moviegoers karena blockbuster movies is coming again *menyeka air mata bahagia*. Jadilah movietard kembali menonton Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 and even Transformer 3:Dark of the Moon again! Di bulan ini juga, sekuel franchise balapan mobil terpopuler di Hollywood kembali lewat Fast Five, and it became one of my guilty pleasure. Si panda gendut Po juga tak mau kalah menghibur audiens. Tetapi, di balik maraknya kesenangan yang disajikan film-film blockbuster, terdapat pula film kecil yang fun tentang alien lewat Attack the Block. Above all, favorit movietard untuk bulan ini adalah film yang penuh nilai kontekstual dan spritualis tentang kehidupan arahan Terence Mallick, The Tree of Life.

Beralih ke September, beberapa film besar yang tertunda di bioskop mulai keluar, salah satu yang ditunggu-tunggu movietard adalah bromance Charles Xavier dan Erick Lenshnerr muda di X-Men: First Class. And after those awaiting time, this movie was a great one with it sixties-theme. Memilih X-Men: First Class menjadi favorit mengalahkan Rise of the Planet of the Apes membutuhkan waktu berpikir, since RotPotA also was a good one, tetapi ensemble cast di X-Men: First Class yang bermain sempurna didukung dengan skrip yang matang menunjukkan sinergi yang lebih berhasil dibanding RotPotA yang hanya berpegang pada kecemerlangan Serkins sebagai Caesar sementara membuat karakter human terpinggirkan. Selain 2 film prekuel tersebut, movietard juga menonton film sekuel yang enough fun walaupun tidak sebagus versi pertamanya, yaitu adventure terbaru si Captain Jack Sparrow lewat Pirates of Carribean 4 dan adventure Stu dan kawan-kawannya ke Asia melalui Hangover part II.

October – December 2011
October : Final Destination 5, Green Lantern, The Smurfs, Warrior, Johnny English Reborn, Three Musketeers, Super 8
November : Real Steel, The Rum Diary 3 Movies at Europe on Screen  2011 ( Flickan, Unter dir die Stadt/The City Below, Pjevajte Nesto Ljubavno/Play Me a Love Song), 14 Movies at iNAFFF 2011 (Immortals, Super, Claypot Curry Killer, Angels & Airwave Present: Love, The Monk, Fisfic Vol. 6.1, Saint, The Yellow Sea, Loft, A Lonely Place to Die, The Incite Mill, Sennentunschi, Kill List, The Raid), Puss in the Boots, Breaking Dawn Part I, The Adventure of Tintin
December : The Billionaire, Arisan 2, Trespass, Drive, Sherlock Holmes: The Game os Shadows, Mission Impossible : Ghost Protocol

October’s fave movie : Warrior
November’s fave movie : The Raid
December’s fave movie : Drive

The Comment
Di bulan Oktober, pertarungan terbesar hadir dari dua segmen, blockbuster vs. independent. Ya, bulan ini jelas jadi bulan Warrior dan Super 8. Super 8 merupakan tribute JJ. Abrams terhadap Spielberg and since he made it with a deeply love, the execution was so great! Total Film menunjuk Super 8 sebagai film blockbuster terbaik di tahun 2011, and yes it is! Tetapi, favorit movietard justru jatuh kepada Warrior, sebuah family drama yang dibalut dengan sangat manly melalui olahraga martial arts  yang justru sukses membuat movietard menangis. Permainan prima ketiga aktor utamanya, terutama Tom Hardy membuat movietard semakin cinta dengan Warrior. Anyway, bulan ini juga diramaikan dengan film yang supposedly could be good movies but unfortunately, it wasn’t good enough such as Green Lantern, Jhonny English Reborn and the worst goes toThree Musketeers.

November means Indonesian International Fantastic Film Festival (iNAFFF) 2011! And I was so proud could be take part more active as an audiences for this year by watching 14 movies. Sebelum ada iNAFFF, movietard juga sempat menonton 3 film yang cukup unik di Europe on Screen. Movietard juga tetap menikmati beberapa film bagus di bioskop seperti Real Steel dan The Adventure of Tintin walaupun agak kecewa dengan akting Johnny Depp di The Rum Diary. November juga menjadi bulan yang ditunggu-tunggu para pemuja vampir karena Breaking Dawn Part I telah release. Bagi movietard, melihat creepy face Bella hampir sepanjang film menjadi pengalaman yang tak kalah menakutkan dari menonton film iNAFFF, satu-satunya hal terbaik dari film ini adalah Bella’s beautiful wedding dress. And how about the favorite movie? It goes to *without any doubt* The Raid. Movietard termasuk penonton yang beruntung dapat menyaksikan The Raid terlebih dahulu dalam  iNAFFF, and between all those hype, The Raid memang pantas mendapatkan standing ovation. Ini adalah sebuah film aksi yang original tanpa bergantung pada special effect dan hadir begitu membumi dengan rentetan adegan pertarungan kosong yang membuat anda akan menarik nafas. It’s definitely one of the best cop action movie I’ve ever seen.

Beranjak ke Desember, bulan ini berbeda dengan Desember tahun lalu karena tidak lagi ditutup oleh Jiffest. Sedih rasanya mendengar festival film favorit movietard harus cuti tahun ini. Walaupun tidak diramaikan oleh film-film indie di Jiffest, kehadiran Drive dengan semangat indie-nya pun mampu mencuri perhatian movietard di tengah film-film besar semacam Sherlock Holmes: Game of Shadow dan Mission Impossible: Ghost Protocol. Ya, movietard menasbihkan Drive sebagai favorit bulan ini. Drive sendiri seolah menjadi nostalgia akan eighties-time dimana Gosling mampu membuat tusuk gigi menjadi aksesoris yang sangat keren. Dari ranah Asia, film Thailand The Billionaire cukup mencuri perhatian karena mampu membuat movietard menyantap Tae Kae Noi selama beberapa hari sejak menonton film yang diangkat dari kisah nyata pembuatnya ini. Dari dalam negeri, sekuel Arisan! (2004) datang lebih dewasa melalui Arisan 2 mempertanyakan arti kebahagiaan dikalangan manusia urban saat ini, tetapi yang mencuri perhatian movietard justru Surya Saputra, he was so much hotter than Tora Sudiro.

In Conclusion, 2011 justru melahirkan banyak warna warni dalam dunia moviegoers awam seperti movietard. Krisis film yang sempat terjadi hingga membuat beberapa film blockbuster terpaksa tertunda penayangannya. But hey, the most important event was… It’s the end of Harry Potter’s movie era. Setelah pertama kali movietard menonton Harry Potter and the Sorcere’s Stone pada tahun 2001 lalu, sepuluh tahun kemudian, Harry dan kawan-kawannya menghampiri bioskop untuk terakhir kalinya melalui Harry Potter and the Deathly Hallows : Part 2 *hiks*

3 thoughts on “2011’s Movies End-Note

  1. Ikutan sedih dengan dengan ga ada harpot lagi.. Hiks.. Hiks.. Dan tak sabar nunggu the Raid di bulan Maret tahun ini. Walaupun udah nonton juga sih di INAFFF.. Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s