La Mala Educacion

The Plot
Ignacio (Gael Garcia Bernal) mendatangi teman lamanya, Enrique (Fele Martinez) si sutradara, dan Ignacio menawarkan cerita semi autobografinya untuk difilmkan.

The Comment
La Mala Educacion (2004) menjadi salah satu film yang paling ingin ditonton Movietard sejak beberapa tahun lalu, dan well, kesempatan ini baru datang di akhir pekan kemarin. Alasannya? Walaupun Movietard hanya menonton satu besutan Almodovar, Volver (2006) tetapi, kecintaan Movietard terhadap the sexiest mexican actor, Garcia Bernal dan film-film bertema LGBT membuat film ini masuk a must-watch-list.

Dan penantian movietard tak sia-sia. La Mala Educacion yang skripnya juga ditulis oleh Almodovar menyajikan kisah gay yang berbeda, lengkap dengan plot bertumpuk dan twist yang membuat anda menggelengkan kepala. Almodovar memang tidak membuat film ini semelodramatik Days Being Wild (1991)-nya Wong Kar Wai, tetapi justru lebih perih, ketika kecintaan anda terhadap seseorang begitu besar, diusia yang begitu muda pun anda rela untuk do anything for that person.

La Mala Educacion menjadi drama noir dengan narasi non-linear yang membingungkan di awal tetapi akan membuat anda tersenyum ketika sukses menggabungkan potongan tersebut. Film ini dibuka dengan pertemuan kembali Ignacio dan Enrique di Madrid pada dekade 80-an, masa kecil Ignacio dan Enrique di sekolah asrama katolik, penelusuran Enrique terhadap sosok Ignacio di masa kini, dan ketika Enrique merasa telah mengetahui rahasia Ignacio, realitasnya, ada rahasia yang jauh lebih besar lagi tersimpan. Dan Almodovar pintar menjalinnya dengan sangat rapi sehingga semua baru terbuka diakhir. Movietard tidak dapat menceritakan plotnya lebih lanjut, my spoiler dirt will destroy the essence of this movie.

Melalui karakter transvesite dan gay, La Mala Educacion seolah menjadi sarana sinisme Almodovar terhadap institusi yang ada, entah itu masyarakat judgmental ataupun gereja terhadap kaum LGBT. Sinisme ini bukan lantas menjadi sarana propaganda karena Almodovar juga gay, sebaliknya, La Mala Educacion justru sangat satir dalam memotret kaum LGBT ini karena kejujuran Almodovar ada di dalamnya. Pada akhirnya, this movie is just about love, hate and obsession, yang kesemua melahirkan hal-hal tak terduga.

Story plot yang menarik lengkap dengan misterinya, karakter-karakter yang well written dan berada di wilayah abu-abu, sinematografi yang bergaya noir, hingga beberapa shoot ‘agak nakal’ yang diambil Almodovar terhadap Garcia Bernal membuat cita rasa La Mala Educacion menjadi begitu richness. Apalagi, Almodovar sangat tepat memilih Garcia Bernal. Penampilan Bernal yang sangat cantik, baik  secara literal maupun figuratif menjadi nilai plus film ini. Ketika film selesai dan mencapai end credit, movietard hanya bisa terpaku dan I replayed this movie again, at the same night.

I shot ‘The Visit’ as a homage to Ignacio, in his letter, he’d said he’d love to see it on screen [Enrique]

Do You Know?
La Mala Educacion menjadi film pembukan Cannes Film Festival ke 57 pada tahun 2004 lalu, menjadikannya sebagai film berbahasa spanyol pertama yang mendapatkan penghormatan ini
Pedro Almodovar mengerjakan skrip La Mala Educacion selama kurun waktu 10 tahun

11 thoughts on “La Mala Educacion

  1. gue mau mutung. ngambek. sumpah siriiiiiiiiiiiiikkkkkkkk parah gue juga pengen nntn nih film tapi ga nemu2 dvd nya.. oh maaaayyyy udh gue dugaaa kaaaaannn ahh pastii bagusss..

    gue ntn Almodovar baru 2, Talk to Her sama All About My Mother.

    i’ll be back to ur blog and talk about this yaaa..gue mau nonton banget! hahaha

  2. Aku juga pengen nonton. Belum lama ini aku liat yang Law of Desire.Karya Almodovar yg juga angkat LGBT. Tapi biasa saja sih menurutku.Antonio Banderas masih muda banget dan bugil frontal

  3. #Blog Gado” hayooo dicari tau, keren loh filmnya

    #Iin sesuai janjiku padamu, apaa sihhh…nanti sabtu kuburningin ya..tapi dicd aja gpp?

    #Gilasinema Banderas bugil? woot…Almodovar kayaknya demen yaa ama model2 yg latin begini, Om Gila mau dikopiin?

    #Tiko Mau dikopiin juga tik?

  4. One of my fave movie. Already watched it for several times and still never fails me. I always amaze by the driven of the plot and the richness of the characters. I love Almodovar. He’s one of my fave directors along with Yasmin Ahmad, Wong Karwai, Alfonso Cuaron, Hayao Miyazaki, Ang Lee and Alfred Hitchcock 😉

  5. akhirnya keputer juga gie, cd lo di gue.. hehehe.. gue sukaaa banget ama filmnya, keren! dan ini sejauh yg gue tntn, film Almodovar yang paling gue ngerti hahaha, ada pesan tersirat ttg apa ya, cinta, kenangan masa kecil dan sisi traumatis, tapi digarap dengan indah, sehingga gak lantas jadi film yg depresif.

    dan gael cakeeeeppp yaa pas manggung cakep cakep cakep.. me likey him moree..

    adegan Ignacio nyanyi Moon River itu keren, suara dia bagussss dan shoot gambar anak2 berenang gt menurut gue cakep gambarnya.

    thanks for bringing me this movie ya gie, :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s