Shrek Forever After

The Plot
ketika Shrek (dubber Mike Myers) tengah jenuh menjadi seorang family-man, well, family-ogre tepatnya, Ia diakali oleh Rumpelstiltskin (Walt Dohrn).

The Comment
Relationship antara Dreamworks dan Installment Shrek seperti layaknya hubungan suami-istri, for better and worse, in health and sickness. Dreamworks akan terus menjadikan Shrek sebagai suami pencari nafkah melalui film keempat yang berjudul Shrek Forever After (2010). Disutradarai Mike Mitchell, sekuel keempat yang kabarnya adalah finale chapter justru condong menjadi bagian dari worse-part.

Padahal, Shrek Forever After mengusung tema yang cukup menyentuh, yaitu pentingnya mensyukuri apa yang anda miliki. Memiliki tiga anak, istri yang mencintainya, serta teman-teman yang ramai toh nyatanya tidak membuat Shrek bersyukur. Ia justru merindukan kehidupan lamanya ketika menjadi Ogre yang ditakuti. Dan petualangan Shrek untuk lepas dari mantra Rumpelstiltskin justru menyadarkan betapa penting kehadiran Fiona (Cameron Diaz), Donkey (Eddy Murphy) dan Puss in the Boots (Antonio Banderas) dalam hidup Shrek.

Scriptwriter Shrek Forever After jelas berusaha keras membuat cerita yang fresh di film keempat ini. Dan ini alasan mengapa cerita yang disajikan seolah kembali ke masa sebelum film pertama. Well, melihat Fiona menjadi pemimpin kelompok militan Ogre karena ia tak pernah diselamatkan Shrek memang tampak lucu, sayangnya, sama seperti auman Shrek yang tidak lagi menakutkan penduduk desa, Shrek Forever After tak lagi mengaum di depan audiens.

Yang menghibur dari Shrek Forever After justru interaksi Donkey dan Puss in the Boots. Konsistensi karakter kedua sidekick yang tetap full of humor dan tingkah yang cute membuktikan bahwa keduanya adalah scene stealer nomor wahid. Hiburan lainnya, Shrek Forever After kembali memperlihatkan ciri khas humor dreamworks yang sangat pop melalui kehadiran lagu-lagu yang populer.

In my opinion, Shrek Forever After is just a popcorn movie with an average quality. Absolutely, it’ll make you laugh but then, you’ll forget it quickly. Movietard tidak bisa menyalahkan storyline yang kurang mengiggit karena fun adventure Shrek dan kawan-kawannya telah ditumpahkan dalam film-film sebelumnya dan bagaimanapun, kreativitas itu ada batasnya. Well, ini menjadi saat yang tepat bagi Dreamworks dan Shrek untuk mengisi divorce file, dan menjalin hubungan baru dengan spin-off Puss in the Boots adalah hal yang tepat.

But most importantly Fiona, I know that the reason that you turn human every day is because you’ve never been kissed, well, by me [Shrek]

Do You Know?
Pada tanggal 25 November 25, 2009, Dreamworks mengumumkan Shrek Forever After sebagai installment terakhir dari kisah Shrek
Seolah mengikuti demam 3D di Hollywood, Shrek Forever After tersedia pula dalam versi 3D walaupun movietard memilih menontonnya dalam versi reguler saja

2 thoughts on “Shrek Forever After

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s