Daybreakers

The Plot
Di tahun 2019, penguasa dunia adalah manusia yang sudah berubah menjadi vampir. Untuk menghadapi masalah kurangnya asupan darah bagi para vampir, Edward Dalton (Ethan Hawke) dipekerjakan untuk membuat darah sintetik.

The Comment
Vampire character and his name is Edward? Twi-hard, don’t be so happy, I talked about  Daybreakers (2010), and it’s definitely not Twilight (2008) sequel. Kesamaan nama karakter hanyalah kebetulan belaka karena Daybreakers menawarkan aksi vampir yang jauh lebih thrilling dibandingkan film vampir remaja itu. Michael dan Peter Spierig selaku sutradara dan scriptwriter cukup visioner dalam mengawali cerita Daybreakers.

Tema yang disodorkan serupa dengan Underworld (2003), apa yang terjadi ketika human world justru dikuasai oleh mahluk lain, dan dalam hal ini para vampir? Realitasnya, life still goes on, para vampir seperti Edward hidup seperti biasa, bekerja hingga menyetir di siang hari. Bedanya, aktivitas itu dilakukan tidak secara langsung di bawah sinar matahari. Tetapi, walaupun telah hidup sebagai vampir selama 10 tahun, Edward justru merasa rindu menjadi manusia biasa. Dan hal ini terwujud dengan kehadiran manusia tersisa, yaitu Elvis (William Dafoe) dan Audrey (Claudia Karvan).

Movietard selalu menyukai Ethan Hawke sejak dia menjadi Troy yang badung dalam Reality Bites (1994). To told you the truth, he’s the main reason why I watched this movie. Tetapi, Daybreakers jelas bukan salah satu pencapaian terbaik Hawke. Bukan karena film ini begitu jelek, in my opinion, Daybreakers mampu menawarkan aksi yang menarik, seperti ketika para vampir yang sudah bermutasi menyerang manusia. Beberapa scenes lainnya seperti pertarungan para vampir yang saling memakan mampu mengejutkan dan membuat movietard terhenyak.

Hanya saja Michael dan Peter Spierig tampaknya lupa untuk memperkuat kedalaman karakter yang ada. Hawke memang terlihat keren menjadi Edward tetapi mudah dilupakan. Kehadiran Charles Bromley (Sam Neill) yang dimaksudkan sebagai villain pun kurang terasa, hanya Dafoe yang bermain baik sebagai Elvis. At last, Sebagai sebuah film science fiction bertema vampir, Daybreakers mampu menghibur audiens dengan storyline yang cukup berbeda dengan didukung adegan aksi yang cukup thrilling walaupun movietard tidak menyukai ending film ini.

Living in a world where vampires are the dominant species is about as safe as bare backing a 5 dollar whore [Elvis]

Do You Know?
Pembuat Daybreakers mengadakan kontes di Worth1000.com mengenai gambaran seperti apa dunia ketika setiap orang adalah vampir
Ethan Hawke tidak menyukai genre film Daybreakers tetapi mau bergabung saat ia merasa storyline film ini berbeda dari tipekal B-movies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s