Havoc

The Plot

Hidup berkecukupan dan tinggal di kawasan elit west Los Angeles justru menimbulkan kebosanan pada diri Allison (Anne Hathaway) dan gangnya. Dan ini adalah pengalaman mereka memasuki dunia gangster di  downtown LA.

The Comment
Honestly, alasan utama movietard menonton Havoc (2005) adalah… well, sebut saja Gordon-Levitt fever. Sejak mencuri perhatian seminggu yang lalu melalui (500) Days of Summer, ini adalah film ketiga Gordon-Levitt yang movietard tonton. Tetapi, bukan dia yang mencuri perhatian mengingat peran minimnya sebagai spoiled rich kid, melainkan Hathaway yang berperan dengan sangat berani.


Plot Havoc sebetulnya sederhana, Allison, pacarnya, dan teman-temannya adalah rich teenagers populis yang  mengadopsi hip-hop life style karena mereka butuh identitas. Cerita berlanjut ketika Al dan Emily berusaha masuk ke dunia gang sebenarnya. Alasannya sederhana, mereka bosan dan butuh tantangan baru. Ketika tantangan tersebut sudah melibatkan pergaulan dengan drugs dealer termasuk kekerasan seksual yang menimpa Emily, ini toh sudah melewati batas.

Walaupun disutradarai pemenang Oscar untuk documentary section, Barbara Kopple, dan scriptnya ditulis oleh Stephen Gaghan, serta didukung oleh aktor aktris Indie Bijou Phillips dan Gordon-Levitt, toh Havoc tidak menjadi karya yang baik. Tetapi, sekali lagi, Hathaway memang menarik perhatian dalam film ini atas penampilannya yang berani.

Kenapa movietard sebut berani? Havoc dirilis di tahun yang sama dengan Brokeback Mountain, dan dua film inilah yang mematahkan premis Hathaway adalah si putri baik-baik dari Disney. Hathaway sendiri mengakui bahwa dengan melakukan several nude and sexual scenes dalam Havoc adalah salah satu bukti bahwa dia sudah dewasa. Dan realitasnya, Hathaway berhasil melakukan transisi ini, dan Havoc menjadi turning point-nya.

Do You Know?
Mandy Moore seharusnya memerankan karakter Allison. Ia akhirnya mundur karena merasa tidak nyaman dengan content film ini
Havoc dilarang di Malaysia,  mendapat rating 21 tahun keatas di Singapore dan tak pernah hadir di bioskop Indonesia. Ini adala film dengan rating R

4 thoughts on “Havoc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s