Brick


The Plot
High schoolers Brenday Frye (Joseph Gordon-Levitt) berusaha menyelidiki kematian ekspacarnya, Emily. Penyelidikan ini membawa Brendan masuk ke dalam lingkaran elit yang berbahaya.

The Comment
Brick (2005) merupakan salah satu teenage movie berspirit indie yang berbeda dari dari kelompoknya. Alih-alih menyajikan cerita dengan humor slapstick ataupun horor setengah jadi, Brick tampil kelam dan terpengaruh detective stories di era 30-40an. Kata ‘Brick’ sendiri merujuk kepada heroin yang telah dibentuk seperti batu bata.


Director Rian Johnson membalut Brick dengan baik, lengkap dengan twist ending. Johnson menyodorkan realitas pahit dalam kehidupan teenagers US yang tidak seindah dalam serial Gossip Girl melalui tokoh-tokoh seperti Brendan, seorang outsider, The Brain yang nerd tetapi pintar, The Pin drug dealer, Tug si pemarah, hingga Laura si anak kaya sebagai femme fatale. Drama drug-crime ini hadir bukan dalam bentuk mafia kelas atas di Sicilia, tetapi melalui para high schoolers di daerah suburban California.

Dengan budget setengah juta dollar  film ini mampu menghadirkan cerita yang jauh lebih baik dibandingkan proyek berbudjet besar yang menjual aksi robot belaka . Beberapa shoot dan score jazz memang dihadirkan untuk memberikan nuansa noir, tetapi yang membuat film ini worth to watch adalah performance Gordon-Levitt sebagai Brendan, dimana ia secara meyakinkan mampu bertransformasi dari seorang loner menjadi hero, well, hero sendiri bukan term yang tepat karena revenge-lah yang mendasari perbuatan Brendan. His mission is bring the justice for Emily’s death.

Strong lead performance Gordon-Levitt dengan didukung aktor lainnya membawa debut penyutradaraan Johnson menjadi asyik untuk dinikmati. Kisah misteri pembunuhan dan drugs yang menimpa para high schoolers adalah ide yang orisinil, membuat Brick dianggap setara dengan film teenage indie lainnya, Donnie Darko (2001).

Do You Know?
Diputar dalam Sundance Film Festival, Brick memenangkan award Special Jury Prize for Originality of Vision
Brick menempati peringkat ke 489 pada Empire magazine’s 2008 list untuk 500 greatest movies of all time

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s