Coco Before Chanel

The Plot
Ini biografi the most influential designer in 20th century, Coco Chanel, tepatnya pada masa Gabrielle ‘Coco’ Chanel (Audrey Tautou) kala muda.

The Comment

Born to be different seolah menjadi dasar dari design process Coco Chanel, perempuan yang mematahkan tabu celana ataupun suit hanya untuk laki-laki. Bagi Chanel, the boyish look realitasnya juga bisa membuat perempuan terlihat cantik. Tetapi, film ini bukan bercerita tentang struggling Chanel dalam world couture. Jauh lebih simple seperti judul Coco Before Chanel (2009), film ini hanya menyoroti masa muda Chanel ketika dihadapkan dalam cinta dan class clash.

Chanel muda tumbuh dalam kemiskinan yang mengharuskan menjadi penyanyi di klub. Tetapi anda tahu, perempuan, bahkan untuk Chanel, butuh pria. Dan pilihannya jatuh kepada wealthy old guy, Balsan yang memberikan kenyamanan hidup atau good looking young guy, Arthur, yang memberikannya cinta.

Alih-alih menyajikan story menarik seperti struggling Chanel dalam industri fashion atau tuduhan atas keterlibatannya dalam Nazi dan world war II, Coco Before Chanel seolah hanya menjadi part pembuka periode hidup Chanel. Director Anne Fontaine tampak bingung dalam menyajikan karakterisasi Chanel yang seharusnya free spirited. Fontaine memang menyajikan gambar-gambar indah di mana Tautou terlihat cantik dalam balutan busana boyish, tetapi film ini sendiri kurang mengigit karena terdapat time lap, dimana plot cerita di era 1890 ini tiba-tiba melompat di akhir ketika Chanel mengadakan fashion show.

Ketika Chanel mengatakan she’d be no man’s wife, anda seolah diajak melihat hal yang kontras karena Tautou memerankan Chanel yang justru tampak rapuh. Yang paling menyedihkan adalah, Coco Before Chanel justru menyajikan cerita bagaimana kecintaan Chanel terhadap fashion seolah menjadi eskapisme Chanel atas kehilangan Arthur. Padahal Chanel jauh lebih hebat dari itu, she’s an outstanding woman who lead the most prestigious brand-name at fashion industry.

Do You Know?
In real life, Audrey Tautou menjadi model Chanel, tepatnya untuk parfum Chanel No.5 menggantikan Nicole Kidman
Keira Knightley pernah ditawarkan untuk memerankan Coco Chanel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s