Inglourious Basterds

inglorious-basterds-1-477x699

The Plot
Lima chapter yang mengambil timeline era kejayaan nazi ini bercerita tentang balas dendam yang melibatkan a young jew girl, the jew hunter Colonel Hans Landa (Christoph Waltz) dan para bajingan tanpa kehormatan dibawah pimpinan lt.Aldo Raine (Brad Pitt).

The Comment

Tarantino is back! Dan Inglourious Basterds (2009) ternyata menjadi film yang dapat dikonsumsi penonton dari berbagai strata. Mulai dari fan QT yang cinephile ataupun para abg yang menonton demi kesenangan belaka. Mungkin, Tarantino telah berdamai dengan pop culture sehingga satirisme yang ditawarkan dalam cerita film ini jauh lebih mudah diterima akal sehat dibandingkan Kill Bill 1 & 2. Why? Because he captured the most universal event in this world, war and its effect. Dan cerita mengalir begitu riil, menyentuh dan lucu dengan alur linear tanpa bolak balik yang semembingungkan Pulp Fiction.

inglorious-basterds2Tetapi karena it’s Tarantino’s movie, tentunya film ini penuh dengan quirky joke dan kecintaan Tarantino sendiri akan film. Tarantino mungkin tidak memuja Japan culture dalam film ini, tetapi rasa komikal dengan jokenya yang quirky tetap terlihat lewat banyak  adegan yang memang sangat komikal sekali untuk mengundang tawa, seperti ketika pengenalan pengenalan Hugo Stiglitz, the king-kong game, Landa speak Italian fluently,  ataupun kematian Hitler yang anda tahu, hanya ada dalam imaji Tarantino dan bukan tercetak dalam sejarah.

Realitasnya, kecintaan (atau obsesi)  Tarantino terhadap sinema membuat ia banyak merujuk film dan sutradara di dekade 40-an di Inglourious Basterds. Quirky joke ini juga terlihat ketika Tarantino turut pula menjadikan cinema, ya, sebuah ruang bioskop, bukan lapangan rumput sebagai medan pertempuran dan potongan-potongan film nitrat menjadi pistol yang membunuh para nazi. Lebih lanjut, Tarantino tanpa ragu mengatai-ngatai tentara Jerman hingga merusak narasi sejarah dunia. Tetapi siapa yang dapat marah? Inglourious Basterds menjadi film Tarantino yang sangat funny and entertaining.

bijlln-560x420Pembagian dalam lima chapter membuat Inglourious Basterds terlihat (lagi-lagi) sangat komikal. Tetapi, di satu sisi, pembagian ini berguna dalam mempermudah penonton untuk menikmati film ini karena kelima plot tersebut sebetulnya berintertwine. Dengan adanya pembagian ini, karakter menjadi lebih mudah dipahami. Ya, Tarantino menawarkan banyak karakter menarik dalam Inglourious Basterds, Aldo the Apache dan the basterds dengan misi killing the nazi-nya, femme fatale Shosanna dengan misi balas dendamnya, ataupun Donowitz the Jew Bear yang sangat menarik dengan tongkat baseballnya itu.

3964266267_09b2fab174Tetapi yang paling mencuri perhatian dalam film ini adalah karakter Landa yang diperankan sangat sempurna oleh Christoph Waltz. Landa adalah awal mula dari semua hal yang dilakukan oleh para tokoh dalam film ini, dan ia menjadi potret nyata bagaimana manusia memang mahluk yang  kejam dan tak pernah puas, tetapi ditangan Waltz, Kolonel Landa toh menjadi karakter yang penuh karisma dan lucu, dua hal yang sebetulnya sangat sulit disatukan dalam satu karakter. Honestly, Waltz should be nominated as best actor at GG or Oscar, he’s soooo awesome!

inglourious_basterds_photo9Apa lagi yang perlu dijelaskan? Pace dan sequence cerita yang terjaga hingga akhir walaupun beberapa penonton akan menganggap berlebihan, scene-scene adegan yang sangat artistik dan bergaya noir membuat kadar gore yang sebetulnya cukup eksplisit tidak menjadi masalah, hingga pemilihan lagu-lagu yang pas, seperti yang dibuat oleh composer Ennio Morricone ataupun David Bowie membuat film ini sangat layak tonton. Jika ketinggalan film ini, it means you’ve already missed one of the best movies of this year. Tapi jangan khawatir, anda bisa menikmati film ini  sepuluh tahun ke depan karena just like another Tarantino’s movie, it’s gonna be a cult movie.

Do You Know?
Christoph Waltz memenangkan best actor di Cannes, best supporting actor di Golden Globe dan Oscar sementara Tarantino hanya mendapatkan nominasi Golden Palm
Inglourious Basterds
menjadi film terlaris Tarantino so far, menumbangkan Pulp Fiction. Sampai pertengahan Oktober, film ini telah menghasilkan $119,073,469 di USA
Tarantino bukan lulusan sekolah film, dia hanya penjaga rental video yang tergila-fila film asia dan B-movies

9 thoughts on “Inglourious Basterds

  1. lagi.
    lo bikin gw pgn nonton film yg lo review.
    gw bukan pecinta film2nya tarantino (gw malah benci kill bill 1&2), tapi yg ini sepertinya wajib tonton.
    I’ll be back after i watch it for real.
    hehe.

    • yauda neng,cepetlah kau menonton.udah maen kan disana? sayang banget kalo terlewatkan

      p.s guys with their uniform suits are totally hot [lol]

    • HAH? kenapaaa mereka gak mau ntn? duh, kalo gue bisa, gue temenin deh elo, gue udah ntn dua kali juga gak bosen2 kok… Eli Roth lucu banget dan bahkan Pity Pitt gak jadi seannoying biasanya

  2. iyaaa gw jga gak ngerti ma galuh n sigodet. mereka menyatakan sejelas2nya mereka gak ada minat sama skali ama tuh film.
    sangat disesalkan. tapi eka mau, jadi ya udah. heheh

  3. ini film BANGSAT kerennya!! oya udah liat nominasi Golden Globe 2010? Si Hans Landa bener2 masuk nominasi best supporting actor!! Woo-Hoo!! gue sukaaa banget ama dia di film ini. bener2 dia harus menang kalo nggak bakar aja Golden Globe!! haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s