Finding (and Keeping) Nemo

k9uioiPada bulan Mei 2003, Pixar Studio merilis film Finding Nemo (2003) yang menceritakan kisah perjuangan clownfish bernama Marlin (sang ayah) dalam mencari anaknya,  Nemo. Ya, berbeda dengan fabel Disney yang biasanya mengangkat hewan di hutan rimba, film buatan Pixar ini memanjakan audiences dengan gambar-gambar indah seputar kehidupan laut di perairan great barrier reef, Australia.

Ada dua bukti kehebatan film ini, pertama dapat dilihat dari total pendapat Finding Nemo sebesar $ 821,300,000.  Kedua, sedemikian hebatnya film ini, anak-anak yang menonton tak lagi bisa dipuaskan dengan merchandise Nemo yang dikeluarkan McDonald’s ataupun pernak-pernik Nemo lainnya seperti boneka, kaos, shopping bag, stiker dll. Sebuah dampak yang di luar dugaan, anak-anak justu malah tertarik untuk memelihara clownfish sungguhan setelah melihat ikan jenis ini tampak sangat menggemaskan di film!

clown_fish_bag

Clownfish menjadi bintang dikala itu, mengalahkan dominasi pahlawan super Marvel ataupun tokoh princess Disney. Toko-toko binatang di Amerika dan negara lainnya pada pertengahan 2003 dulu dipenuhi oleh pembeli anak-anak yang ingin memelihara clownfish seharga $15 sampai $20 beserta akuarium dan pernak-perniknya. Contohnya toko Incredible Pets di Melbourne, Australia, dipenuhi para pembeli anak-anak yang berteriak “Nemo, Nemo” sepanjang jam kerja.

hvs6s8“Setiap anak datang ke toko kami dan bilang mau memiliki Nemo.”
Michael Diaz, manajer Jewels of the Sea di West Palm Beach

“Selepas film (Finding Nemo.red) itu ditayangkan, orang-orang mulai ramai mencari clownfish untuk dipelihara. Sekarang ada perubahan aliran minat memelihara ikan air tawar kepada ikan laut yang ternyata lebih cantik.”
Siew Cheng Hoo, pengurus 88 Marine Aquarium Center di Subang Jaya, Malaysia

Finding Nemo as a social learning Finding_Nemo_008

Sadarkah anda bahwa dampak Finding Nemo terhadap anak-anak begitu besar? Anak-anak yang sebelumnya tidak memberi perhatian terhadap ikan, berubah menjadi tertarik untuk memelihara clownfish, dan inilah contoh nyata social learning anak-anak melalui medium film yang dapat mempengaruhi prilaku mereka. Yea,  Finding Nemo membuat anak-anak  melihat gambaran dunia laut yang indah, seperti clownfish warna-warni yang menggemaskan hingga biota laut yang menarik.

Menurut Indrastuti, seorang Ibu dari Yogyakarta yang memiliki dua orang anak, Finding Nemo sangat berguna dalam memperkenalkan jenis-jenis ikan di lautan dan mahluk laut lainnya yang belum pernah mereka temui sehingga anak-anak dapat melakukan observasi. Misalnya, anak-anak mendapatkan pemahaman baru tentang clownfish yang suka bersembunyi dalam anemon laut.

Yea, anak-anak yang menonton film ini dibuat terpesona dengan gambaran dunia laut yang menarik, ikan-ikan yang beraneka ragam, dan terutama clownfish yang mungil dan lucu inilah yang menarik perhatian anak-anak. Anak-anak menjadi menyayangi dan menganggap Nemo sebagai sahabat. Karakteristik dan usia anak-anak yang masih belum bisa berpikir logis, yang mereka inginkan hanyalah kedekatan dengan Nemo. Salah satu perwujudan kedekatan ini bukanlah dengan memiliki pernak-pernik Nemo, tetapi dengan memelihara clownfish sungguhan!

untitled

Kakak beradik di Australia, Brandon Halbert (8) dan, adik perempuannya, Kelsey (3) yang terlihat tengah memegang clownfish. Mereka  menamai ikan itu, tentu saja, Nemo.

The Real Message

Padahal jika ditelaah, pesan film Finding Nemo sendiri sebetulnya mengajarkan manusia untuk lebih menghargai ikan.  Andrew Stanton, sutradara sekaligus penulis skenario Finding Nemo menyatakan bahwa inspirasi pembuatan film ini datang dari pengalaman masa kecilnya saat melihat akuarium di tempat dokter gigi. Tiba-tiba saja Stanton berpikir betapa menyedihkannya ikan-ikan tersebut, mereka datang dari laut tetapi harus berakhir di ruangan sekecil akuarium. Tidakkah mereka rindu dengan samudera yang luas dan biru? Pemikiran Stanton inilah yang menjadi konsep awal Finding Nemo. Pesan yang diusung film ini sangat jelas, manusia diharapkan menghargai kebebasan ikan untuk hidup di laut.

Nemo Effect

nemmmTetapi, mengapa pesan yang ditangkap anak-anak berbeda? Realitasnya isi film merupakan sebuah text. Menurut Fiske, text merupakan pemahaman individu terhadap suatu hal dan diberikan oleh individu berdasarkan point of view individu tersebut. Semua film bersifat open media text, ini artinya, text dalam film bersifat terbuka sehingga membebaskan individu untuk memahami pesan tersebut. Karenanya, walaupun pesan utama Finding Nemo sendiri melukiskan tentang kebebasan ikan, tetapi text yang bersifat terbuka membuat anak-anak memaknai berbeda, yaitu membuat mereka ingin memelihara ikan.

Dampak prilaku memelihara clownfish ini merupakan satu bentuk disinhibitory effects. Prilaku menakutkan yang digambarkan film ini seperti penangkapan Nemo oleh penyelam, penaruhan Nemo di akuarium seorang dokter gigi, serta sosok keponakan dokter gigi, bernama Darla –yang digambarkan sifatnya kasar dan suka mengoncang-goncangkan ikan sampai banyak ikan yang mati-, dan anak inilah yang mau mengambil Nemo sehingga Nemo bermaksud melarikan diri dari akuarium tersebut, nyatanya tidak membuat anak-anak paham tentang kebebasan ikan. Keadaan Nemo yang terkurung dalam akuarium seharusnya menjadi contoh model bagi anak-anak untuk tidak melakukan hal tersebut di dunia nyata, yang sayangnya, justru menghasilkan efek yang berbeda.

Nemo effect berupa peningkatan permintaan clownfish ini tentunya meresahkan banyak pihak. Walt Disney dan Pixar sendiri paham tentang keresahan dan dampak Finding Nemo yang melahirkan budaya pop baru ini, seperti yang dikutip CNN, melalui juru bicaranya, Disney memberi pernyataan

nemo

Memiliki ikan peliharaan menuntut tanggung jawab besar, perawatan harian dan perhatian terus menerus. Film Finding Nemo tidak bermaksud mendukung pembelian ikan untuk dijadikan peliharaan. Orang yang memutuskan memiliki akuarium di rumahnya harus siap bertanggung jawab .

Apakah anda salah satu individu yang terkena Nemo effect?

Do You Know?
Finding Nemo mendapat 4 nominasi oscar, Best Animated, Best Writing, Best Original Score, Best Sound Editing dan berhasil memenangkan satu piala paman bugil yaitu Best Animated untuk Andrew Stanton. Film ini juga dinominasikan untuk Best Motion Picture Musical-Comedy dalam ajang Golden Globe
Clownfish merupakan jenis saltwater fish di negara tropis yang membutuhkan air asin dengan kadar garam yang tepat. Memelihara Clownfish dalam akuarium air tawar sangatlah tidak mungkin.

12 thoughts on “Finding (and Keeping) Nemo

  1. Pertamax…!

    Yup, gua suka film finding nemo. Lucuuuuu!
    Emmm… tapi gak sampe kena Syndrom pelihara ikan sih, tapi adek gua tuh yang paling kecil cewek langsung cari-cari nemo kemana-mana, wuakakak…

    Seperti biasa postingan formalmu yang satu ini bagus…🙂

  2. Ya ampun Finding Nemo!
    Gw rasa yg gw paling suka dari film ini adalah dialog2nya! (art-nya juga, tapi tanpa didukung skrip yg bagus, nih film bakal ilang dari ingatan gw dalam seminggu.)
    Karakter2nya banyak, tapi mereka unik dan gampang diinget.
    yg paling gw suka tuh si dory dan si kura2 kecil yg selalu bilang ,”coooool!” dan “dudeeee”.
    Most fav scene: waktu dory bilang ke bokapnya nemo: “do you do you do you wanna piece of me?”

  3. Sorry, double post, yg diatas kepencet seblom selese!
    review lo kali ini agak beda dr yg lain.
    menarik, baru tau klo ide finding nemo datengnya dari dokter gigi.
    haha.

    • makasiihhh neng,
      as i wrote before, ini sebetulnya paper kull sih,jadi gue ngeliat dampak film finding nemo terhadap kognisi anak2. ini versi umum tanpa bahasa ilmiahnya sih. Film2 pixar memang everlasting banget, dan Finding Nemo salah satunya. Eh tapi gue agak gak suka karakter Dory deh, ini nunjukkin kalo hhhmmm perempuan yg agak bodoh gitu soalnya dia kan memang ngidap short term memory syndrome

  4. aw, whyyyy? dory is adorable! and kind! and funny! and it’s not her fault she got the short term memory syndrome!!! she may be naive and a bit bubbly, but she’s not stupid! (she can read.bahkan bpknya nemo pun gak bisa kan?).
    lagipula, dia itu salah satu key-character di finding nemo! tanpa dia, si bapaknya nemo gak bakalan nemu anaknya karena dikit2 stress dan parno sendiri. dory, with her child-like and open attitude, could actually cure nemo’s dad of his trauma and showed him that hey, the ocean’s not that scary afterall.
    Dan imho, lo agak2 sexist waktu lo bilang dory itu “perempuan” yg agak bodoh. kalo misalnya dory itu cowok, apa lo bakal gak suka juga sama dia? apa lo bakal protes “ini menunjukkan cowok yg agak bodoh gtu…”?

    hehe, sori klo gw ngepost panjang lebar. tp gw gak tahan dory cuman dianggap sbgai “perempuan agak bodoh”. peace ah!

    • waduh non,kayaknya lo salah nangkep deh dan gue juga payah sih, nulisnya gak lengkap jadi ambigu maknaanya
      saat gue bilang gue gak suka karakter dory yg emang dia pelupa dan gak bisa jadi guide yang baik buat Marlin, disini kekecewaan gue dan saat gue bilang ‘gak suka’ itu bukan ke Dory-nya sayang, tapi ke Pixarnya
      Sampe saat ini kekecewaan gue ke Pixar tetep ada even mereka bikin film2 yang keren. kalo lo ngeh, dalam review UP di note FB gue menulis bagaimana main character Pixar selalu laki2 dan saat ada perempuan yang muncul, itu cuma dijadikan tokoh yg buat lucu2an (and in this case, itu Dory yang dibuat dengan shor term memory syndrome). Maksud gue, kenapa sih Dory harus dibuat seperti itu?
      Tapi kalo gue liat dr point of view lo, kayaknya Dory dimata elo udah bagus ya, mungkin gue akan mencoba berpikir seperti elo biar gue gak kecewa sama Pixar..emang nih,kadang pikiran gue terlalu berlebihan,hehehe
      eh terus gue sendiri emang agak sexist sih yaa…..gue gak suka Dory kayak begitu karna gue perempuan tapi kalo itu laki2 sabodoo [lol]

  5. Hmmm…iya gw jga kyknya terlalu esmosi pas ngepost tadi. Maap2.
    Anyway, gw gak tau kenapa pixar gak bikin dory jadi ikan cewek yg lebih “pintar”, tapi secara ksuluruhan, karakter si dory serves the story well, rite? Bukannya itu yg penting dari sebuah film? Well-developed characters work together to make the story good! (hehe lebay, tp bner kan?)
    Dan ya, gw baca review UP lo di FB. Lo juga kurang puas karena minimnya strong female character di sana.
    Tapi kan ada ellie, yg walaupun munculnya cuma sekitar 15 menitan toh sebenernya tonggak utama yg mendasari keputusan si kakek untuk pergi dengan balon2nya (yah, selain karena rumahnya mau digusur jga sih..) Hehehe. Kurang dominan apa coba peran dia di film itu?
    Dan tentang kenapa pixar blum jga bikin film dgn tokoh utama cewek mungkin karena blom ada skrip yg bagus? Bikin film kan butuh biaya banyak, jadi klo skripnya asal2an, ntar gak laku. (mulai ngaco deh gw)
    Trus ada lagi 1 teori lg ttg knp karakter2 di pixar lebih dominan cowok. Soalnya pixar kan kyk anti-disney gtuh. Inget gak kartun2 disney tuh biasanya tokoh utamanya putri2an? Nah, kali ini pixar pgn balas dendam, jadi tokoh2nya kebanyakan cowokkk…hahah udah deh gw stop dulu sblom gw ngaco beneran.

    • Neng, lagi onlineee ya??? msn lo pasti error deh,
      Nah masalahnya li, otak gue emang uda gak tau kenapa kali ya, pengen deh berpikir kayak elo gitu, gue mungkin akan mencoba ya supaya gak kejam2 ama Pixar
      tentang Ellie lo bener tapi somehow emang otak gue aneh bgt gue melihatnya dari sisi yang berbeda, saat Ellie menuliskan thanks to Carl atas adventure bersama Carl, doh, gue emang terharu tapi abis itu mikir lagi, perempuan memang harus kayak gitu ya? ada stereotip gender banget kayak tugas perempuan ada dalam ranah domestik so that’s what Ellie did,hiks
      pendapat lo ada benernya kok, kayaknya emang skripnya yang buat itu para laki2 dan tentunya mereka juga lebih ahli melihat dari point of view mereka sendirilah.
      Neng, kenapa situ gak bikin blog juga sih? I always admire your stories loh

  6. Gw emang udah nyerah non sama msn. mati idup mulu.
    Sebenernya klo kita perhatiin lebih jelas, difilm UP ellie tugasnya gak domestic2 bgt ah. dia kerja di kbun binatang, jd dia jga punya penghasilan. dia juga berwawasan luas (dia ngerti byk ttg hal petualang2 itu n ada scene dimana dia lg baca buku sama carl juga kan?). dalam beres2 rumah, ellie n carl kyknya saling bagi tugas.
    paling yg bikin ellie perempuan sekali itu ya waktu dia sedih gak bisa punya anak. Tapi itu wajar kan?
    Dan memang ada kemungkinan ellie bakal jadi ibu rmah tangga klo dia punya anak. Tapi apa itu hal yg buruk kalau memang itu pilihan dia?
    Gw rasa yg bikin lo gak bebas menikamati film2 yang lo tonton adalah streotipe lo ttg perempuan itu sendiri. Semua review yg lo tulis balik2nya selalu ke “tokoh ceweknya”. Kalo gak salah di enchanted jga gtu kan nggie? hehehe

    ps. lo admire gw? gw yg harusnya bilang gtu ke lo, nggie! ulasan2 lo dibantu fakta2 meyakinkan, sementara post2an gw kan cuma opini2 yg tak berdasar doang. hahhaha…

    • iyaaaaaa, pasti setiap kali abis nonton film, selaen liat actor yang lucu gue pasti ngeliat karakter cewe di filmnya kayak apa.
      dan gue emang lebih suka karakter cewe2 yg inspiring kayak Little Women or Mansfield, soalnya karakter cewenya kuat bgt walopun sebetulnya yaaaa tetep aja ada kekurangannya, tapi gue menutup mata sih biasanya sama yang kayak gini [lol]. Tapi makin kesini gue emang berasa lebih susah aja nemuin film yang emang cewe banget, tapi ya kayaknya kalo dari masukan lo diatas, kayaknya gue aja ya yang mencari2 masalah yang sebetulnya sih gak masalah.

  7. Gak salah juga sih. itu tandanya lo kritis aja. hehe
    Yah, intinya sudut pandang orang kan beda2. lo sendiri yg nulis di atas, iya kan?
    gd nite neng, gw mo tidur dulu. heheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s