American History X

200px-American_history_x_poster

The Plot
Di L.A, persoalan terkait racism tetap saja terjadi, tepatnya pada Derek Vinyard (Edward Norton) yang membunuh black people based on stupid reason. Yang nggak disadari Derek, perbuatannya itu berdampak terhadap adiknya, Danny Vinyard (Edward Furlong).

The Comment
Rasicm theme selalu saja menarik perhatian sineas Hollywood, dan American History X (1998) jadi bukti permasalahan ini tetap hadir dalam every day life mereka, bahkan setelah puluhan tahun paska retorika Luther King. Menyedihkan? Ya, dan yang lebih menyedihkan, American History X menyoroti rasisme from the darkest side, saat Derek telah menyadari kalau warna kulit tidak menentukan seseorang baik atau tidak, Danny justru menjadi the new Derek (at the past), yang memendam kebencian terhadap black race.

Ada dua hal yang menarik dari film ini, pertama, Tony Kaye sengaja membagi tone film menjadi dua, black-white part untuk menyoroti kehidupan Derek di masa lalu, dan colorfull part untuk menyoroti Derek di masa sekarang. Melalui permainan warna yang unik ini, kita seolah diajak melihat transformasi Derek secara menyeluruh. Dan harus diakui (obyektif seobyektif2nya) Edward Norton bermain dengan sangat sempurna, sayang si bugil Oscar masih melayang dari tangannya.

Yang kedua, bagaimana David McKenna sangat handal dalam membuat story line bertumpuk yang terkait satu sama lain dengan alur non-linear. Story line ini membuat kita seolah menyelami awal mula kebencian Derek, turut grow up bersama Derek dan most important, kita juga diajak menuju akhir usaha Derek dalam menyelamatkan Danny dari kelompok skinhead yang berakhir dengan sangat mengejutkan.

Apa nilai moral film ini? Intinya sih, bahwa dalam hidup, hubungan sebab akibat terjadi dengan sendirinya seperti hukum alam. Tapi tunggu, melalui tokoh Derek, film ini juga ngajarin  seseorang yang pernah salah toh dapat berusaha be a better person. Masalahnya adalah, ketika usaha menjadi orang baik tersebut menuai konflik dengan orang2 di sekitarnya, apa dong yang harus dilakukan? Need a solution? Sayangnya movietard nggak punya jawabannya, tapi selalu ingatlah perkataan penutup Danny sebagai conclusion papernya (yang juga jadi conclusion film ini) yang diambil dari pidato inagurasi Abraham Lincoln.

MV5BNzc4OTI0MzM5OF5BMl5BanBnXkFtZTYwOTM5OTc2._V1._SX598_SY400_

“We are not enemies, but friends. We must not be enemies. Though passion may have strained we must not break our bonds of affection. The mystic chords of memory will swell when again touched, as surely they will be by the better angels of our nature.”

2 thoughts on “American History X

    • yuhuuuuuu bil, terima kasih elo telah berkunjung,
      Yea, great movie, sayang Norton masih underappreciated disini sama jury2 oscar, poor him
      rajin main keblog gue ini ya,it’s my tribute for movies and its stuff, gue akan lebih banyak main disini daripada fb yang mulai banyak hal gak penting [lol]
      Sekalian menjawab wall elo difb, didoakan ya Bill supaya bisa masuk ke cinemags gue, tapi saingannya banyak sih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s