2011’s Movies End-Note

I’m back! *kayak bakal ada yang nyambut aja*, well, to told you the truth, Desember’s 2011 wasn’t really a movies months for me, berbeda dengan tahun lalu ketika Jiffest masih hadir dan menjadi festival film seru yang menutup tahun 2010 dengan sempurna. But hey, eventho’ we don’t have Jiffest this year, tahun 2011 lalu realitasnya memiliki beberapa catatan penting untuk direnungkan oleh para moviegoers, yes, I talked about the import-film problem at last midyearl dan juga bagaimana akhirnya sebuah mega-franchise-film named Harry Potter ended its journey *cried loud*.

And now, as I did since one year ago and maybe I’m gonna do this again next next year to make it as tradition, it’s my 2011’s movies end-note. I always write my fave movies at the month –MotM- at my journal. It consists of some movie-tickets and movie-list that I watched only at cinemas, not at my dvd player/laptop). Anyway, favorit disini bukan berarti yang terbaik dari segi kualitas, ini murni subyektifitas movietard sebagai penonton awam.  So, if you have a spare time, you could look out my 2011’s movies end-note post, happy reading!

Read more

Trespass

The Plot
Kyle (Nicolas Cage) dan Sarah (Nicole Kidman) adalah sepasang suami istri yang pada suatu malam, rumahnya didatangi 4 orang pencuri. Dan ini adalah cerita survival mereka.

The Comment
Satu-satunya yang membuat movietard tergerak untuk menonton Trespass (2011) adalah Nicole Kidman. I’ve had wrote about Norton as my favorite actor, but I never write anything about my favorite actress, and voila… it’s her! Yes, I’m a fan of Kidman’s work since Far and Away (1992) until now. But hey, to told you the truth, since I watched The Invasion (2007), I felt there’s something wrong with her, and yes, I talked about the botox. Is it just me, but Kidman now isn’t having any expression while she acted because of the botox? Jujur, rasanya miris melihat Kidman (well, she’s still physically stunning at Trespass) tetapi sangat minim ekpresi, hal yang membuat movietard merindukan kecemerlangannya di To Die For (1995) dan Eyes Wide Shut (1999). Read more

Short Review: Indonesia International Fantastic Film Festival 2011 (Part II)

The Yellow Sea

The Plot
Paska ditinggal istrinya yang bekerja ke Korea Selatan, Gu-Nam menyusul sang istri sekaligus ‘bekerja’ sebagai pembunuh bayaran.

The Comment
Dari judulnya, The Yellow Sea (2011) tampak tidak menarik, ada apa dengan laut kuning yang menjadi pemisah daratan China Timur dengan Korea? Realitasnya, laut ini menjadi tali nasib kehidupan Gu-nam. Yang ia inginkan hanyalah menyebrangi laut kuning guna pulang kembali ke daratan Cina bersama dengan istrinya. Sayangnya, perjalanan pulang Gu-Nam tak mudah karena paska terjebak dalam sebuah scene pembunuhan, ia diharuskan berhadapan dengan mafia korea, and the question, is he gonna be alive? The Yellow Sea lahir dari tangan director Hong-Jin Na yang juga menulis skripnya, dan Hong sangat percaya diri untuk tidak memasang aktor seperti Jang Dong Gun atau Won Bin sebagai main actor *yang ini sih maunya movietard, hihihi*. 

Read more

Short Review: Indonesia International Fantastic Film Festival 2011 (Part I)

Coba perhatikan, dari review-review yang movietard post selama ini, ada satu genre yang jaaaarang sekali disentuh, dan itu adalah horror! To told you the truth, I don’t have any courage to write its review since I always close my eyes when I was watching horror movie. Yes, the reason is so simple, movietard memang penakut, but…  for this November, as I did for the past two year, movietard kembali berpartisipasi dalam Indonesia International Fantastic Film Festival (iNAFFF) 2011 yang diadakan di Blitzmegaplex Grand Indonesia pada 11 – 20 November 2011 lalu, and hey, walaupun tetap menghindari menonton film-film bergenre pure horror, dan lebih memilih menonton film bergenre action thriller, slasher, hingga comedy horror, believe it or not, ada beberapa film yang berani movietard tonton sendiri *menyelamati diri sendiri*, and here’s my review (as usual, a short one) and yes, it’s still a part one because I don’t have *tttssssah* enough to time to write it all, so I’m gonna break my iNAFFF’s report in two part *siap-siap ditimpuk*

Immortals
The Plot
Theseus (Henry Cavill) adalah anak manusia yang di’tuntun’ Zeus (Luke Evans) untuk menghadapi Raja Hyperion (Mickey Rouke) yang ingin menguasai dunia dengan melepaskan para titan.

The Comment
Immortals (2011) jelas menjadi salah satu film di tahun 2011 yang ditunggu-tunggu movietard. It’s not because I love geek mythology, my main reason is because I’m a cavillry *What’s Cavillry? Cavillry is a community of Henry Cavill’s lovers at ONTD, and yes, I love Cavill since he played Charles, a character of King Henry’s sidekick at The Tudor* anyway, waktu movietard tahu bahwa Immortals yang menjadi film untuk opening iNAFFF, movietard cukup merasa heran bagaimana sebuah film geek myhtology menjadi bagian dari festival film berdarah *lebai mode on*, but the question is, it’s worth it or not?

Read more

Short Review: Festival Film Eropa (Europe on Screen) 2011

Di minggu ke dua bulan November 2011 kemarin, movietard iseng untuk datang ke Festival Film Eropa (Europe on Screen) -selanjutnya disingkat EoS- yang memang tengah berlangsung di pusat-pusat kebudayaan di Jakarta. Dari judulnya pun, kamu sudah tahu bahwa film-film yang diputar pastinya adalah produksi negara-negara Eropa. I attended EoS two years before (at 2009) and watched some nice movies there, since I got a spare time after work-hours and it’s still a free entry *yeah!*, I watched 3 movies, the first two at Goethehaus, November 8th, and the last at Instituto Italiano di Cultura, November 10th. And here’s my very-very short review.

Flickan (The Girl)
The Plot
Seorang anak gadis berusia 10 tahun ditinggal keluarganya pada sebuah musim panas. Dan ini cerita ‘petualang’ si anak selama musim panas itu.

The Comment
Movietard agak terlambat datang ketika menonton Flickan (2009). Flickan sendiri berfokus pada ‘The Girl’, yes, tokoh ini memang anonymous, yang ditinggal keluarganya ke Afrika, dan ia dirawat oleh auntie-nya. Masalahnya, si bibi bukanlah mother-type dan justru asyik berpesta dengan teman laki-lakinya, jadi, ketika si anak ditinggal auntie-nya entah kemana, it means, ia harus menjalani hidup seorang diri dan menjalani ‘adventure’-nya. Well, di desa kecil Swedia, petualang apa sih yang dapat terjadi? Actually, it consist of swimming lesson, playing with her girls and boy-friend neighbours, kissing old guy’s cheek until meet with a young guy who ride the fly-baloon.

Read more

Real Steel

The Plot
Di tahun 2020, pertarungan tinju tidak lagi dimainkan oleh manusia, melainkan oleh robot. Dan ini adalah cerita mantan petinju Charlie Kenton (Hugh Jackman) dan anaknya, Max (Dakota Goyo) memainkan robot kecil-nya di liga robot dunia.

The Comment
Setelah dibuat ‘menye’ oleh Warrior (2011), awal November ini, bioskop Jakarta kembali menghadirkan Real Steel (2011) sebuah film yang lagi-lagi menyoroti olahraga dalam ring, jangan bosan dulu, ada yang berbeda dari Real Steel karena… para fighter-nya adalah robot! Not human, but big giant robots! It’s sound so spectacular, no? Anyway, mirip seperti Warrior, film ini awalnya tampak se’maskulin’ judulnya. But hey! Don’t judge a movie just by its title, karena Real Steel bukan hanya menjadi film science fiction-sport adventure tentang robot petarung yang keren, film ini juga memasukkan nilai-nilai kasih sayang keluarga dan humanisme di dalamnya *Well, since Spielberg also became Real Steel’s producer, this movie also reminds me with A.I. Artificial Intelligence (2001), still not as great as Spielberg’s works, but Real Steel was so much better than Transformers* Read more

The Three Musketeers

The Plot
The most famous three fictional musketeers, Aramis, Athos dan Porthos bertemu dengan D’Artagnan muda (Logan Lerman), dan ini adalah petualangan mereka menyelamatkan Kerajaan Perancis dari cardinal pengkhianat, Richelieu (Christoph Waltz).

The Comment
Oh may, may, kalau melihat posternya, The Three Musketeers (2011) is supposedly be a great heroic-period movie *Ada nama Opa Christoph Waltz, british hunk Orlando Bloom dan si cute Logan Lerman di dalammnya!*. Apalagi, The Three Musketeers mengangkat myth yang telah begitu populer, tentang kisah para penjaga kerajaaan dari Perancis. Setelah sebelumnya movietard mendapat sedikit bayangan mengenai karakter Aramis dan kawan-kawan melalui peran heroik mereka dalam The Man in the Iron Mask (1998), movietard menonton adaptasi Hollywood terbaru dari karya Alexandre Dumas ini, and well, The Three Muskeeters versi tahun 2011 adalah adaptasi yang ‘berbeda’ dengan pendahulunya karena memasukkan unsur comedy yang cukup dominan. Jadi, siap-siap saja anda menerima cukup banyak kejutan di film ini.

Read more

Super 8

The Plot
Joe Lamb (Joel Courtney) berencana mengisi summer holiday-nya dengan membantu temannya, Charles Kaznyk (Riley Griffiths) membuat film zombie, tetapi, kecelakaan kereta yang melibatkan angkatan udara USA dan alien mengubah segalanya.

The Comment
J.J Abrams is back! Dan anggap saja Super 8 (2011) adalah tribute Abrams terhadap karya Spielberg, E.T. the Extra-Terrestrial (1982) *siapa sih yang mampu membenci E.T. dan penampilan Gertie yang sangat adorable?* dan hey, Spielberg pun ternyata memproduseri film ini. Movietard bertanya-tanya apakah Super 8 menjadi protes kecil Spielberg terhadap dunia sinema yang terlalu memuja teknologi digital dalam menyajikan film anak-anak. Well, I’m definitely a Pixar worshipper, but honestly, beberapa children movies yang justru sangat memorable memang hadir dalam bentuk animasi modern karya Pixar. Nah, Super 8 hadir dengan cita rasa eighties, yang mengingatkan movietard akan one of best children adventure movies, Stand By Me (1986). Jadi, movietard seolah diajak bernostalgia kembali melalui Super 8, sebuah film adventure yang menjadikan karakter anak-anak menjadi ‘heroes’, and is it a good or not?

Read more

Warrior

The Plot
Ini cerita Tommy Conlon ( Tom Hardy) yang kembali bersua dengan ayahnya, Paddy (Nick Nolte) dan kakak laki-lakinya, Brendan (Joel Edgerton), dan yang menyatukan mereka bertiga adalah turnamen mixed martial arts.

The Comment
Movietard sudah melihat Warrior (2011) sebagai upcoming september movie di di blitznews. Tetapi, baru di bulan Oktober 2011 ini, Warrior di-release, itupun hanya secara eksklusif di Blitzmegaplex saja. Honestly, Warrior menarik perhatian karena ada nama british hunk Tom Hardy. Hardy, bersama dengan Gordon Levitt di tahun 2010 lalu mencuri perhatian dalam Inception. Apalagi, Movietard pernah menonton sebentar Bronson (2009), film dimana Hardy tampil sebagai kriminal botak gendut yang menakutan. Jadi, ketika nama Hardy muncul dalam sebuah film berjudul sangat jantan dengan poster yang menonjolkan dirinya dan seorang laki-laki lain yang keduanya bertelanjang dada, movietard ‘memaksa; diri menonton Warrior walaupun jam sudah menunjukkan pukul 11 pm. And, how about the result?

Read more

Green Lantern

The Plot
Ini adalah kisah seorang pilot pesawat ujicoba, Hal Jordan (Ryan Reynolds), yang accidentally ‘dipilih’ oleh sebuah cincin untuk menjadi penjaga satu sektor planet, yang dikenal sebagai penjaga lentera.

The Comment
Another superheroes movie! Well, setelah movietard dibuat jatuh cinta dengan X-Men:First Class (2011) dan menikmati betapa effing hot-nya Mr.Evans di Captain America:The First Avenger (2011), Green Lantern (2011) datang dengan mengusung nama Ryan Reynolds. Reynolds, jika pada awal tahun 2000-an hanya berkutat dengan genre horror dan teenage drama realitasnya sudah tumbuh menjadi salah satu it actor Hollywood. Movietard sangat menyukai beberapa film Reynolds seperti Definitely, Maybe (2008), The Proposal (2009) dan bagaimana ia tampil memukau seorang diri melalui Buried (2010). Tapi, berbeda dengan film-film tersebut, Reynolds kini melakukan crossing-genre melalui Green Lantern, yang jadi pertanyaan, akankah ia sukses menjadi seorang superhero?

Read more

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 253 other followers